Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Kompas.com - 30/03/2020, 23:58 WIB
Ilustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasie virus corona ShutterstockIlustrasi pencegahan dan penularan virus corona, pasie virus corona

KOMPAS.com - Untuk memudahkan deteksi dini gejala virus corona, Pemerintah Kota Semarang dan Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro (RSWN) menyediakan secara online di situs www.rswnsmg.com/testcovid19.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap, warga di Semarang, Jawa Tengah, dapat mencoba dan mengetahui kondisi kesehatannya. 

“Saya harap sistem formulir online RSWN mendapat respons baik dari masyarakat, karena penanganan Covid-19 butuh partisipasi publik,” kata Hendi.

Baca juga: Dengan Mendaftar Online, Warga bisa Ikut Rapid Test di RSUD KRMT Wongsonegoro

Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro (RSWN) Semarang, Susi Herawati.

Dirinya mengatakan, masyarakat yang ingin mengenali kondisi kesehatan mereka di tengah wabah corona, dapat memanfaatkan situs tersebut.

Di situs tersebut, warga tinggal mengisi data yang ada dan hasilnya langsung dapat diketahui.

“Langsung bisa diketahui termasuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau tidak. Kalau masuk kategori ODP kami minta rapid test di RSWN,” kata Susi.

Dari penelusuran Kompas.com, di situs tersebut ada tiga topik pertanyaan utama, yaitu seputar gejala yang dirasakan, riwayat kontak dan terakhir riwayat mobilitas.

Topik gejala yang dirasakan memiliki 5 poin pertanyaan. Lalu terkait riwayat mobilitas ada dua pertanyaan dan riwayat kontak hanya satu pertanyaan.

Setelah itu, hasil dar tes cepat tersebut akan segera diketahui, apakah yang bersangkutan dalam kondisi sehat atau harus pergi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Baca juga: "Social Distancing" Tak Efektif, Jabar Buka Opsi "Lockdown" Zona Merah Covid-19

Seperti diketahui, berdasar data terakhir ada 91 warga Kota Semarang yang termasuk dalam kategori ODP menjalani pemeriksaan rapid test Covid-19 di RSWN, Senin (30/3/2020).

Empat di antaranya merupakan warga Kota Semarang yang baru pulang dari Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, untuk mengikuti kegiatan pertemuan Ijtima Dunia 2020.

“91 ODP yang kami periksa hari ini hasilnya negatif. Untuk itu besok akan kami pulangkan dari tempat karantina ODP milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di Balai Diklat,” kata Susi.

Imbauan Ganjar untuk pemudik

Sementara itu, usai meninjau alat rapid test di gudang milik Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Jumat (27/3/2020), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau para pemudik untuk menunda rencana pulang kampung mereka.

Hal itu dilakukan untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19.  

“Saya doakan Anda semua sehat, tapi kalau tidak sehat dan terjangkit virus corona, maka Anda bisa menularkan kepada keluarga tercinta di rumah, kan kasihan," ungkapnya.

(Penulis: Inang Jalaludin Shofihara | Editor: Mikhael Gewati) 

 

 

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

4 Desa di Kepulauan Meranti Terendam Banjir akibat Kanal Meluap

Regional
Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Kenalan di Facebook, PNS di Riau Ditipu Tentara AS Gadungan Rp 271 Juta, Korban Janji Dinikahi

Regional
ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

ABK yang Lompat Saat Kapal Diserang Perompak di Sorong Ditemukan Tewas

Regional
Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Ridwan Kamil Sudah Peringatkan Wali Kota Cimahi Sebelum Ditangkap KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 28 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 November 2020

Regional
Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Utara Tertangkap Kasus Narkoba di Medan

Regional
Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Keterisian RS Covid-19 di Bogor Meningkat dan PSBB Diperpanjang

Buntut Kerumunan Acara Rizieq Shihab, Keterisian RS Covid-19 di Bogor Meningkat dan PSBB Diperpanjang

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 November 2020

Regional
Beri Kejutan Istri, Crazy Rich Surabaya Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun di Perempatan Jalan

Beri Kejutan Istri, Crazy Rich Surabaya Pasang Baliho Ucapan Ulang Tahun di Perempatan Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 28 November 2020

Regional
Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Gubernur Erzaldi: Pandemi Jadi Peluang Inovasi Dunia Pendidikan untuk SDM Lebih Unggul

Regional
Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Kisah Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai, Jatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter Saat Cari Tanaman

Regional
Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Meski Bromo Zona Hijau, Satgas Tak Izinkan Jazz Gunung Digelar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X