Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Kompas.com - 30/03/2020, 22:43 WIB
Bupati Bogor Ade dan Wakil Bupati Iwan Setiawan usai melekukan kegiatan video conference dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil tentang Penanganan Virus Corona bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2020). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANBupati Bogor Ade dan Wakil Bupati Iwan Setiawan usai melekukan kegiatan video conference dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil tentang Penanganan Virus Corona bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (30/3/2020).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan membatasi kunjungan wisatawan dari Jakarta ke kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya eksodus yang berpotensi menjadi carrier penyebaran virus corona di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, pembatasan ini untuk mengantisipasi masyarakat yang akan berbondong-bondong berlibur dan menetap di wilayah Puncak Bogor.

Baca juga: Pemkab Bogor Pastikan Tidak Ada Lockdown, tetapi...

Menurut Ade, pemilik maupun calon penyewa vila dari Jakarta atau dari luar daerah lainnya akan dibatasi dan diawasi kunjungannya.

"Kita akan sekat untuk membatasi orang dari Jakarta yang ngumpet di vila-vila. Saya juga sudah minta ke Kapolres dan Danrem untuk pengamanan daerah di sana, mengantisipasi orang ke vila yang menempat," ucap Ade, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Gaji Ridwan Kamil dan ASN Pemprov Jabar Akan Dipotong 4 Bulan

Selain itu, upaya lainnya yang akan dilakukan adalah pembatasan di perbatasan antara Depok dan Cibinong, serta di beberapa zona merah lainnya.

Menurut dia, skema penyekatan di wilayah selatan Kabupaten Bogor itu hingga kini masih terus dimatangkan.

Namun, kendaraan pengangkut makanan dan sejenisnya tetap diperbolehkan melintas di jalur Puncak Bogor.

Baca juga: Seorang Warga Karawang Menyumbang Rp 1 Miliar untuk Tangani Virus Corona

"Supaya ekonomi jalan, kita enggak mungkin juga menutup ekonomi warga sekitar," kata Ade.

Ade memastikan bahwa pembatasan akses ke Puncak Bogor bukan karantina wilayah atau lockdown.

Pembatasan di kawasan Puncak Bogor yang terdiri dari tiga kecamatan ini dianggap prioritas, lantaran banyak wisatawan yang terus berdatangan.

Ade juga mengimbau kepada warga Bogor yang ada di Jakarta untuk tetap tinggal dan tidak diperkenankan mudik sampai keadaan bisa terkendali.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X