Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Kompas.com - 30/03/2020, 21:25 WIB
Petugas kesehatan dibantu aparat sedang menempel stiker rumah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (28/3/2020).  Dok Humas Pemkab Kutai KertanegaraPetugas kesehatan dibantu aparat sedang menempel stiker rumah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (28/3/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Rumah orang dalam pengawasan ( ODP) Covid-19 di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ditempel stiker.

Langkah itu dilakukan sebagai penanda orang dalam rumah tersebut sedang dalam pemantauan dan menjalani isolasi secara mandiri.

”Jadi masyarakat turut mengawasi, bersama aparat dan tim kesehatan setempat,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kertanegara, Martina Yulianti, saat dihubungi Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Kebijakan itu merupakan keputusan Tim Gugus Tugas Covid-19 di Kutai Kartanegara setelah mempertimbangkan banyak ODP yang tak patuh dengan isolasi mandiri.

Para OPD itu terlacak berkontak langsung dengan pasien dalam pengawasan (PDP) atau punya riwayat dari wilayah terjangkit setelah kembali ke Kutai Kartanegara.

“Ditempel di semua rumah ODP, juga ke rumah mereka yang diisolasi. Karena datang dari daerah terjangkit atau punya riwayat kontak langsung,” jelasnya.

Total ada ratusan rumah sudah distiker oleh tim kesehatan di 18 kecamatan dibantu aparat TNI dan kepolisian setempat.

Baca juga: Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Stiker mini warna merah itu bertuliskan “Dalam Pengawasan Kesehatan” ditempel di dinding depan rumah.

 

Saat bersamaan, Yuli juga mensosialisasikan kepada masyarakat agar tidak ada stigma dengan penempelan stiker tersebut.

“Masyarakat jangan mengucilkan ataupun terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” jelasnya.

“Karena ODP juga bukan aib. Jadi enggak perlu malu,” sambungnya.

Yuli juga mengingatkan agar ODP diharapkan patuh mengisolasi diri.

Bagi yang tidak patuh akan dipantau petugas kesehatan dan aparat karena membahayakan warga sehat.

Untuk perkembangan kasus Covid – 19 di Kutai Kartanegara hingga Senin (30/3/2020) ada dua orang positif.

Sementara, ODP sebanyak 285 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) 11 orang.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Ganjar soal Rencana Sekolah Tatap Muka pada Juli 2021: Uji Coba Dulu

Regional
Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Was-was Longsor Susulan, 50 Santriwati Ponpes di Pamekasan Dipulangkan

Regional
Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Heboh Hiu Berwajah Mirip Manusia, BKKPN Kupang: Itu Normal, Fisiknya Belum Sempurna

Regional
Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Tenaga Ahli Menkes Temui Sultan HB X, Bicara soal PPKM hingga Vaksinasi Pedagang

Regional
Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Kisah Risalianus, Ayah Ibunya Lumpuh, Sepulang Sekolah Dia Berkebun untuk Hidupi Keluarga

Regional
Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Cerita Mantan Kades di Cianjur, Gelapkan Dana Desa 332 Juta untuk Bayar Utang Pribadi

Regional
Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Diduga Cemburu, Seorang Mahasiswa Gantung Diri Pakai Jilbab di Kos, Ini Ceritanya

Regional
Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Jumat Ini, Cellica dan Aep Dilantik Langsung oleh Ridwan Kamil

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Terpilih Dilantik Besok, Undangan Terbatas

Regional
Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Prokes Super Ketat Pelantikan Kepala Daerah di Jatim, Wajib Tinggal di Surabaya

Regional
Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Sekda Samarinda: Kami Tidak Keluarkan Izin Kerumunan, Perkawinan dan Lainnya

Regional
Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Tragedi Longsor di Tambang Emas Ilegal Parigi Moutong, Ini Faktanya

Regional
Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Hari Tanpa Bayangan di Bali Terjadi 26 dan 27 Februari, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Suami Curi Ponsel Istri karena Korban Sering Rebutan dengan Anaknya, Rancang Skenario Maling

Regional
Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Pelantikan 3 Kepala Daerah di Bangka Belitung Akan Digelar secara Tatap Muka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X