Cegah Corona, Pemkab Mentawai Tutup Akses Keluar Masuk Jalur Laut dan Udara

Kompas.com - 30/03/2020, 16:39 WIB
Suasana di Dermaga Pelabuhan Sikakap, Senin (7/3) sore. Kawasan ini akan menjadi salah satu lokasi pengamatan Gerhana Matahari di Kepulauan Pagai, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Ismail ZakariaSuasana di Dermaga Pelabuhan Sikakap, Senin (7/3) sore. Kawasan ini akan menjadi salah satu lokasi pengamatan Gerhana Matahari di Kepulauan Pagai, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat menutup seluruh akses keluar dan masuk daerah itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 mulai Selasa (31/3/2020).

Penutupan akses itu tertuang dalam Surat Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet tertanggal 28 Maret 2020.

"Penutupan akses keluar dan masuk itu diterapkan untuk semua lini, baik laut ataupun udara," ujar Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Cegah Corona, 300 Anggota Polres Gresik Berjemur Sambil Dengar Tausiah

Dalam surat tersebut disebutkan seluruh armada penerbangan perintis, kapal penumpang, kapal wisata, kapal penyeberangan, kapal perintis, speed boat dan kapal jenis apapun dilarang untuk membawa penumpang keluar ataupun masuk ke Mentawai.

“Ini kita berlakukan hingga ada pengumuman lebih lanjut dari pemerintah,” jelas Yudas.

Yudas mengatakan akses keluar dan masuk Mentawai hanya diperbolehkan bagi kapal yang membawa logistik, Bahan Bakar Minta (BBM) dan kebutuhan pokok untuk penanganan Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Menurut Yudas, Tim Satgas Penanggulangan Corona Mentawai akan memeriksa semua kapal pengangkut barang yang masuk, barang dan ABK akan disemprotkan disinfektan serta kru kapal dilarang turun ke daratan.

"Ini adalah langkah antisipasi Pemkab Mentawai untuk menanggulangi penyebaran virus mematikan itu," kata Yudas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X