Warga Tak Patuh Larangan Berkerumun, Kota Pekalongan Berlakukan Jam Malam

Kompas.com - 30/03/2020, 16:27 WIB
Suasana Rakor Walikota Pekalongan Jawa Tengah M Saelany Mahfudz bersama Forkopimda terkait akan diberlakukannya jam malam. Dok protokol dan komunikasi pimpinan Pemkot PekalonganSuasana Rakor Walikota Pekalongan Jawa Tengah M Saelany Mahfudz bersama Forkopimda terkait akan diberlakukannya jam malam.

PEKALONGAN, KOMPAS.com -Kota Pekalongan, Jawa Tengah, akan menerapkan jam malam untuk menekan laju penularan virus corona.

Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz, mengatakan jam malam diberlakukan karena masih banyak masyarakat yang belum mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah.

"Mulai 1 April nanti akan diberlakukan jam malam demi mencegah penyebaran virus corona di Kota Pekalongan," kata Saelany usai rapat koordinasi yang dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolres Pekalongan Kota, dan Dandim 0710 Pekalongan, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Warga yang Berkerumun di Pekalongan Baru Bubar Setelah Didatangi Polisi dan Anggota TNI

Saat jam malam mulai berlaku, semua toko wajib tutup pada 21.00 WIB. Mulai waktu itu pula, warga tidak boleh keluar rumah.

Agar jam malam berlangsung efektif, Pemerintah Kota Pekalongan akan menerjunkan Satpol PP, polisi, dan anggota TNI.

Para aparat tersebut akan menertibkan warga yang dianggap melanggar jam malam.

"Teknis penertiban di lapangan nanti akan dilaksanakan oleh petugas," kata Saelany.

Baca juga: Kabar Baik, Dua Pasien Positif Corona di Jawa Tengah Sembuh

Saat ini sudah ada satu kasus orang yang positif terjangkit virus corona di Pekalongan.

Warga Jakarta Selatan itu meninggal dunia pada Minggu (29/3/2020) setelah beberapa hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kraton Pekalongan.

Selain itu, ada satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang belum terkonfirmasi terinfeksi virus corona di RSUD Kraton.

Pemerintah Kota Pekalongan juga mengawasi 71 orang dalam pemantauan yang diminta mengarantina diri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X