Kompas.com - 30/03/2020, 15:17 WIB
Anggota DPRD Sulut Richard Sualang saat diwawancara di kompleks kantor DPRD Sulut, Selasa (10/3/2020) pukul 13.28 WITA KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEYAnggota DPRD Sulut Richard Sualang saat diwawancara di kompleks kantor DPRD Sulut, Selasa (10/3/2020) pukul 13.28 WITA

MANADO, KOMPAS.com - Anggota Komisi IV DPRD Sulut Richard Sualang meminta Dinas Kesehatan mempercepat pelaksanaan rapid test khususnya di Manado.

"Karena kluster Manado paling banyak pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP)," kata Richard saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2020).

Menuruti dia, sampai saat ini belum terlihat adanya upaya Dinas Kesehatan menggelar rapid test khususnya di Manado.

"Ada kesan Dinkes Sulut lambat menerjemahkan instruksi Pak Gubernur Olly Dondokambey sehingga banyak keluhan masyarakat tidak terlayani," ujar Rirchard.

Baca juga: Berstatus PDP Corona, Seorang Anggota KPU di Sulut Meninggal Dunia

Menurut dia, koordinasi antar unit layanan harus diperbaiki.

"Juga ada sosialisasi gencar kepada masyarakat luas, khususnya yang sudah 'berlabel' PDP dan OPD agar bisa terlayani dengan rapid test, termasuk juga tenaga kesehatan yang menjadi kelompok prioritas rapid test," sebut Richard.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut Steven Dandel sebelumnya menjelaskan, terkait pemeriksaan rapid test ini pihaknya harus menyiapkan perangkat dan tenaga kesehatan yang memadai.

"Ketika kami lakukan uji coba, rapid test ini tidak bisa dilakukan oleh masyarakat umum. Karena prosedurnya ternyata lebih rumit dari yang kita bayangkan," jelasnya.

Baca juga: Hasil Rapid Test 30 Pejabat dan Staf DPRD Sulut Negatif Corona

Selain itu, rapid test diproritaskan kepada pasien ODP dan PDP virus corona.

"Jadi untuk distribusi dari rapid test ini akan diatur lebih detail termasuk juga dengan tata cara dan teknik pemeriksaanya. Karena ada perangkat pendukung yang akan disiapkan oleh petugas kesehatan yang akan memeriksa," tandas Steven.

Sesuai data terakhir corona.sulutprov.go.id pada Minggu (29/3/2020) pukul 17.41 WITA, terdapat 412 ODP, PDP 19 orang, dan pasien positif Covid-19 dua orang.

Khusus pasien positif Covid-19, rinciannya satu orang telah meninggal dunia.

Sebelum meninggal, pasien (kasus 58) itu telah dinyatakan negatif corona sesuai hasil laboratorium tahap dua dan tiga.

Sementara pasien (kasus 660) saat ini masih dirawat di RSUP Kandou Manado.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X