Ribuan Perantau Sumbar Pulang Kampung, Gubernur Minta Perbatasan Darat dan Laut Diperketat

Kompas.com - 30/03/2020, 12:58 WIB
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAGubernur Sumbar Irwan Prayitno

PADANG, KOMPAS.com - Kendati sudah ada imbauan agar perantau tidak pulang kampung, namun arus orang masuk ke Sumatera Barat (Sumbar) tetap terjadi.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memperkirakan jumlah pendatang atau perantau yang masuk melalui wilayah perbatasan sudah mencapai ribuan orang sejak mewabahnya isu virus corona ( Covid-19).

"Masih banyak yang masuk lewat perbatasan baik darat, laut maupun udara. Udara sudah ketat, darat dan laut perlu diperketat," kata Irwan Prayitno dalam keterangan resminya yang diterima Kompas.com, Senin (30/3/2020).

Menurut Irwan Prayitno, dengan masih banyaknya pemudik yang masuk ke Sumbar, pihaknya akan lebih memperketat pengawasan di daerah perbatasan.

Baca juga: Perantau Asal Sumbar Diimbau Tak Mudik saat Pandemi Corona

Salah satunya, dengan membatasi pendatang secara selektif. Upaya ini juga akan dibantu pihak kepolisian serta TNI di semua wilayah perbatasan Sumbar dengan provinsi lain.

“Kami perlu lakukan pembatasan arus masuk ke Sumbar melalui darat, udara dan laut. Memang lockdown belum ada, tapi tindakan ini harus dilakukan untuk mengurangi terjangkitnya daerah akan covid-19,” kata Irwan Prayitno.

Irwan meminta semua bupati serta wali kota di wilayah perbatasan untuk melakukan tindakan pembatasan dan penyaringan orang masuk ke Sumbar.

"Sesuaikan dengan protap orang masuk ke dalam wilayah kita, selama 14 hari harus di karantina terlebih dahulu. Untuk mencegah dan menangani penyebaran covid-19, pemerintah kabupaten dan kota se-Sumbar harus sama persepsi dan bekerjasama dengan baik,” kata Irwan Prayitno.

Baca juga: Wabup Limapuluh Kota di Sumbar Imbau Desa Lakukan Lockdown Mandiri

Irwan Prayitno juga meminta pemerintah kabupaten dan kota segera melakukan rasionalisasi penganggaran, serta cepat melakukan pengadaan kebutuhan sesuai revisi APBD berdasarkan peraturan PMK nomor 6 tahun 2020 dan Permendagri nomor 20 tahun 2020.

Menurut Irwan Prayitno, pemerintah daerah dapat melaksanakan revisi APBD dengan fokus meningkatkan kapasitas dalam rangka meningkatkan kapasitas rumah sakit dalam rangka menangani Covid-19 dan juga kampanye, serta pergunakan dana tak terduga, sesuai kebutuhan.

“Jangan ada lagi alasan daerah tidak ada pembiayaan dalam penanganan penyebaran Covid-19 ini. Pergerakan arus kedatangan dari delapan pintu masuk ke Sumbar harus dikendalikan,” jelas Irwan Prayitno.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

2 Balita Tewas Terbakar Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Kendaraan dan Orangtua Dinilai Lalai

Regional
Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Pelempar Bom Molotov di Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Pura-pura Silaturahim Lebaran

Regional
Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

Regional
2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

Regional
UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

Regional
Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

Regional
Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

Regional
'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

"Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

Regional
14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

Regional
Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

Regional
Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

Regional
Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

Regional
Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

Regional
Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X