Per 30 Maret, Kasus Positif Corona di Riau Bertambah Jadi Dua Orang, Satu Sembuh

Kompas.com - 30/03/2020, 11:19 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Provinsi Riau bertambah menjadi dua orang.

Untuk diketahui, pasien positif pertama atau pasien 01 telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, Minggu (29/3/2020).

"Ada penambahan kasus positif corona di Riau, jadi totalnya 2 kasus," kata Gubernur Riau Syamsuar pada wartawan, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Satu Pasien Positif Sembuh, Riau Siap Tangani Covid-19

Syamsuar mengatakan, pasien 02 ini berinisial AH (42). Saat ini, AH sudah diisolasi dan dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

"Kasus (positif Covid-19) kedua ini merupakan hasil tracing kontak dari pasien positif pertama, M (63). Pasien pertama dan kedua ini merasakan gejala Covid-19 setelah pulang dari Malaysia," kata Syamsuar.

Kedua pasien, sambung dia, sebelumnya mengikuti kegiatan Tablig Akbar di Sri Petaling, Kuala Lumpur, Malaysia, pada akhir Februari yang lalu.

Syamsuar menyebutkan, Malaysia sendiri dari klaster Sri Petaling terdapat lebih dari 600 kasus positif Covid-19.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Peserta tabligh akbar di Malaysia diminta melapor

"Kami meminta kepada masyarakat Riau yang mengikuti kegiatan Tabligh Akbar di Sri Petaling, Kuala Lumpur, Malaysia dan memiliki gejala covid-19 untuk dapat menghubungi call center 0761- 23810," imbau Syamsuar.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Riau, Indra Yovi menyampaikan bahwa pasien perrama, M (63) sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan.

"Pasien M sudah dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan ke keluarganya kemarin," ujar Yovi, Senin.

Baca juga: ODP di Riau Mencapai 4.434 Orang, Alat Rapid Test Corona Belum Tersedia

Dengan adanya tambahan kasus positif corona, Yovi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik.

Meski begitu, masyarakat diminta untuk melakukan pencegahan. Salah satu caranya adalah melakukan pembatasan fisik (physical distancing).

"Kita imbau warga masyarakat tetap di rumah, hindari keramaian, sering mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Insya Allah, kita akan melewati semua ini," pungkas Yovi.

Baca juga: Motornya Tabrakan dengan Truk, Danramil di Riau Tewas

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X