UPDATE: Kasus Positif Covid-19 Pertama di Mimika, 2 Pasien Dirawat di RSUD Mimika

Kompas.com - 30/03/2020, 06:42 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

TIMIKA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Mimika mengumumkan kasus pasien positif virus corona baru atau Covid-19 pertama pada Minggu (29/3/2020).

Dua pasien positif itu dirawat di ruangan isolasi RSUD Mimika yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra mengatakan, dua pasien ini telah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit virus corona.

Baca juga: Update: Persentase Kematian Covid-19, Tertinggi di Italia, Indonesia, dan Iran

Setelah kembali ke Mimika, mereka mengalami gejala demam, batuk, dan pilek.

Saat itu, dua pasien itu dirawat di RSUD Mimika dan ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan.

“Sampel keduanya telah dikirim pada Sabtu kemarin, dan dinyatakan postif corona," kata Reynold melalui aplikasi pesan instan WhatsApp, Minggu (29/3/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mimika telah mengirimkan empat sampel PDP untuk diperiksa di laboratorium. 

Hasilnya, satu pasien dinyatakan negatif Covid-19.

"Satu masih dalam proses pemeriksaan laboratorium," ujar Rey.

 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mimika pun fokus melacak kontak dari dua pasien positi itu.

Riwayat perjalanan dua pasien itu akan didalami untuk melacak kemungkinan kontak dengan orang lain.

Dengan penemuan kasus positif ini, Reynol meminta masyarakat tetap tinggal di rumah agar tak terjadi transmisi lokal.

Baca juga: Fakta Warga Tolak Pemakaman PDP Corona, Jenazah Dibawa Lagi ke RS hingga Dikuburkan di Lokasi Lain

"Yang kami lindungi adalah masyarakat Mimika. Saran saya, masyarakat harus tetap berada di rumah. Kami akan memantau kira-kira pada lokasi mana saja orang tersebut pernah berkunjung, sehingga tidak terjadi transmisi lokal," ujar Reynold.

Sementara itu, untuk jumlah status PDP di Mimika hingga Minggu malam tercatat 13 orang.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 7 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) 19 orang.

Status PDP, ODP, maupun OTG ini ditemukan sejak 25 Maret hingga 29 Maret 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X