Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Kompas.com - 28/03/2020, 22:11 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Kohar Hari Santoso (kiri) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai menjenguk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang terbaring sakit di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/7/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANKepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Kohar Hari Santoso (kiri) bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai menjenguk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang terbaring sakit di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/7/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak empat orang dinyatakan positif Covid-19, dan 14 lainnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setelah mengikuti Pelatihan Petugas Kesehatan Haji di Asrama Haji Surabaya selama sembilan hari sejak 9-18 Maret 2020 lalu.

Berdasarkan penelusuran tim tracing Covid-19 Pemprov Jawa Timur, saat pelatihan ada seorang peserta dan narasumber yang sakit, dan belakangan diketahui bahwa keduanya positif Covid-19.

"Setelah dilakukan serangkaian penelusuran dan pemeriksaan, akhirnya diketahui 14 orang dari peserta pelatihan tersebut dinyatakan PDP dan 4 lainnya positif," kata Ketua Tim Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Jawa Timur, Kohar Hari Santoso di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (28/3/2020) sore.

Baca juga: UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Beberapa peserta juga berinisiatif untuk langsung melakukan isolasi mandiri karena mereka sebagian besar adalah tenaga kesehatan.

"Kami terus melalukan tracing dengan menelusuri para peserta by name by adress," ujarnya.

Pelatihan tersebut digelar selama 9 hari sejak 9-18 Maret 2020 lalu di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Kegiatan tersebut dihadiri 413 peserta dari kabupaten dan kota di Jawa Timur di antaranya Kediri, Tuban, Nganjuk, Gresik, dan Lamongan.

"Ada juga peserta dari Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur," kata Kohar.

Baca juga: Jumlah ODP Corona di Jatim Capai 3.781 Orang, Tim Tracing Sebut Bukan Pertanda Buruk

 

Jumlah positif Covid-19 bertambah

Sementara itu, jumlah pasien terpapar Covid-19 di Jawa Timur terus bertambah per Sabtu (28/3/2020) sore pukul 16.00 WIB. Jumlah pasien postif dari 66 orang bertambah 11 orang menjadi 77 orang.

"Dari 11 orang, 7 orang dari Surabaya, 1 orang dari Kota Kediri, 1 orang dari Gresik, dan 1 orang lagi dari Sidoarjo," terang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Sabtu sore.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah dari 267 orang menjadi 309 orang. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah dari 3.781 menjadi 4.568. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Cerita Pria yang Dituduh Mencuri, Ditahan dan Disiksa hingga Dihukum Secara Tidak Adil

Regional
TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

TKI Parti Liyani Menang Lawan Bos Bandara Changi, Keluarga: Kami Bersyukur kepada Allah

Regional
Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Fakta Meninggalnya Suami Bupati Bogor, Pengobatan Kanker Terhambat karena Pandemi Covid-19

Regional
Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Bupati dan Wakilnya Sama-sama Ikut Pilkada Rembang, Ini Nomor Urutnya

Regional
Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Sederet Fakta Konser Dangdut Hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal, Ilegal dan Polisi Tak Berani Bubarkan

Regional
KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

KontraS Tagih Janji Gubernur Sumut soal Penyelesaian Konflik Agraria

Regional
Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Pertamina Hulu Kaltim Klaster Baru Covid-19 di Balikpapan, 109 Pekerja Positif Corona

Regional
9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

9 Mahasiswa Peserta Aksi Hari Tani Nasional di Makassar Ditahan, Ini Alasan Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

[POPULER NUSANTARA] Polisi Relawan Meninggal karena Corana | Jefri Dibunuh gara-gara Judi Game Online

Regional
Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Ajakan Makan Malam, Berakhir dengan Pembunuhan...

Regional
Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Tertipu di Malaysia, Syamsuddin 8 Hari Jalan Kaki Menyusuri Hutan Krayan, Berbekal Air, Garam, Vetsin

Regional
Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Sesaat Sebelum Tewas Dibunuh, Ibu Ini Menelepon Anaknya, Ternyata Dibunuh Oleh Suami Siri

Regional
Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Adik Parti Liyani: Dia Pernah Telepon Mengabari Sedang Punya Kasus dan Minta Doa

Regional
Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Temukan Ukiran Putri Duyung, Arkeolog: Ini Data Baru Tentang Asal-usul Warga Sentani

Regional
Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Polisi Tak Berani Bubarkan Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X