Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Kompas.com - 28/03/2020, 20:40 WIB
Bupati Sukabumi Marwan Hamami (tengah) saat konferensi pers di Pendopo Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (24/3/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOBupati Sukabumi Marwan Hamami (tengah) saat konferensi pers di Pendopo Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (24/3/2020).

 

SUKABUMI, KOMPAS.com - Jumlah orang dalam pemantauan ( ODP) Covid-19 di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang masih ditangani melonjak drastis dibanding sehari sebelumnya. 

Hari ini, Sabtu (28/3/2020) berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi menyebutkan jumlah ODP  sebanyak 696 orang. Sedangkan sehari sebelumnya terdata 202 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Harun Al-Rasyid mengatakan melonjaknya jumlah ODP ini selain jumlah pasien dalam pengawasan ( PDP) meningkat juga banyaknya warga pendatang atau warga yang pulang kampung atau mudik ( pemudik).

''Sebagian besar iya (pemudik),''  kata Harun dalam keterangan tertulis dalam pesan WhatsApp yang diterima Kompas.com Sabtu petang.

Baca juga: Lebih dari 21.000 Pemudik Pulang ke Wonogiri, Ini Imbauan Bupati

Harun menuturkan masing-masing ODP ini sudah didata dan dipantau oleh para surveilans (petugas kesehatan) di daerahnya.

Dia juga sudah diminta kepada warga berstatus ODP untuk mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari.

''Bila mereka memiliki gejala (Covid-19) setelah 14 hari maka mereka akan dirawat seperti pasien lain yang ditetapkan PDP,'' ujar Harun yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi.

Menurut dia pihaknya sudah mempersiapkan dan melaksanakan beberapa langkah atau tindakan dan strategi dalam percepatan penanganan Covid-19.

Termasuk di antaranya menghadapi melonjaknya kepulangan warga atau pemudik.

''Beberapa tindakan sedang berlangsung. Khusus menghadapi pemudik salah satunya sterilisasi di perbatasan. Rencananya Senin lusa akan mulai dilaksanakan,'' ujar dia.

Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Kendaraan dan Penumpang yang Masuk Sukabumi Disterilisasi

Harun mengimbau upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang efektif yaitu agar semua warga dapat mengikuti anjuran pemerintah, di antaranya diam di rumah, belajar di rumah dan bekerja di rumah. 

''Sebetulnya anjuran tidak berkerumun dan jaga jarak bila dilaksanakan dengan bijak pasti akan lebih efektif. Makanya kami terus mengimbau warga dapat mengikuti anjuran pemerintah,'' imbau dia.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Regional
Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Regional
Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Regional
Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Regional
54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Regional
Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di 'Freezer' Kapal China

Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di "Freezer" Kapal China

Regional
2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Antisipasi Ledakan Covid-19 Klaster Pondok Gontor, Balai Desa dan Gedung Sekolah Jadi Ruang Isolasi

Regional
Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Perusakan Fasilitas Pastoran SMK Bitauni oleh Sastrawan Felix Nesi Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Regional
Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Pemkab Banyumas Beri Bantuan Sembako dan Bangun Rumah Mbah Tarso

Regional
'Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja'

"Saya Tidak Minta Apa-apa, Hanya Ingin Pelaku Dihukum Mati Saja"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X