Semua Rumah Warga di Solo Bakal Disemprot Disinfektan Gratis

Kompas.com - 28/03/2020, 12:16 WIB
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menyerahkan bantuan alat penyemprotan secara simbolis di Pendapi Gede Kompleks Balai Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menyerahkan bantuan alat penyemprotan secara simbolis di Pendapi Gede Kompleks Balai Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memberikan bantuan alat penyemprotan disinfektan kepada tiap kecamatan di Pendapi Gede Kompleks Balai Kota Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2020).

Pemberian alat penyemprotan berkapasitas 16 liter itu dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dengan dihadiri para camat yang ada di masing-masing wilayah.

Pemberian alat penyemprotan tersebut dalam rangka mengantisipasi terhadap penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 di Solo.

"Ada 270 unit alat penyemprotan yang kita berikan. Masing-masing kecamatan mendapatkan sebanyak 54 unit," kata Rudy, Sabtu.

Baca juga: Yakin Tak Terpapar Corona, Keluarga Buka Plastik dan Mandikan Jenazah, Rumah Disemprot Disinfektan

Rudy meminta agar alat penyemprotan disinfektan tersebut dapat segera didistribusikan ke tiap kelurahan agar bisa dipakai untuk menyemprot rumah-rumah warga.

"Ini (penyemprotan) gratis bagi warga untuk antisipasi penyebaran virus corona. Pokoknya camat atau lurah ini harus menyediakan obat yang dipakai untuk penyemprotan secara mandiri. Ini bentuk gotong royong," terang dia.

Rudy menyampaikan Pemkot Surakarta telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah fasilitas umum dan pemerintah seperti tempat ibadah, sekolah, kantor pemerintah, halte, hingga terminal.

Baca juga: Mudik ke Solo, Perantau Harus Karantina Diri 14 Hari di Rumah

Karena tidak bisa dijangkau, Pemerintah Kota Solo meminta kepada kecamatan dan kelurahan untuk menyemprot setiap rumah warga. Petugas penyemprotan melibatkan petugas linmas.

"Kita berdayakan petugas linmas untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke tiap rumah-rumah warga," kata Rudy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X