Antisipasi Pemudik dari Malaysia Pulang Lewat Jalur Darat, Perbatasan Sumbar Dijaga Ketat

Kompas.com - 28/03/2020, 11:20 WIB
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meninjau posko corona di perbatasan dan ikut memeriksa suhu orang yang masuk Sumbar di Limapuluh Kota, Jumat (20/3/2020) Dok: Humas Pemprov SumbarWakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meninjau posko corona di perbatasan dan ikut memeriksa suhu orang yang masuk Sumbar di Limapuluh Kota, Jumat (20/3/2020)

PADANG, KOMPAS.com- Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat ( Sumbar) mengantisipasi pemudik dari Malaysia yang pulang lewat jalur darat dari Riau.

Di perbatasan pintu masuk Riau ke Sumbar, di Pangkalan, Limapuluh Kota, didirikan posko antisipasi corona yang memeriksa setiap orang masuk.

"Kita antisipasi karena sudah ada perantau dari Malaysia yang pulang lewat jalur darat melalui Riau ke Sumbar," kata Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, yang dihubungi Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Antisipasi Corona, TTIC Sumbar Jual Sembako Murah Secara Online Gratis Ongkir

Ferizal mendapat informasi, sudah ada perantau dari Malaysia yang pulang.

"Sudah ada dan sudah lewat perbatasan. Kemungkinan masih ada, karena berdasarkan info sudah menunggu gelombang berikutnya dari Dumai," kata Ferizal.

Ferizal mengakui untuk menjaga perbatasan dengan melakukan pemeriksaan setiap orang masuk ke Sumbar, Pemkab Limapuluh Kota cukup kesulitan.

Hal ini disebabkan petugas di lapangan tidak dilengkapi dengan fasilitas alat pelindung diri (APD) yang memadai.

Baca juga: Fakta Pasien Positif Corona di Tanah Datar Sumbar: ASN yang Pulang Dinas dari Jakarta

“Para petugas tidak didukung dengan kebijakan serta APD. Kami berharap pemerintah provinsi turun hendaknya, ini kewenangan provinsi juga,” ujarnya.

 

Selain itu, kata Ferizal, pihaknya hanya bisa melakukan pengecekan suhu tubuh, yang dirasa kurang akurat karena kebanyakan orang masuk ke Kabupaten Limapuluh Kota menggunakan bus ber-AC.

"Kalau penumpang yang naik bus yang ada AC tentu suhu tubuh sebenarnya sulit dideteksi. Ini tentu jadi persoalan tersendiri," jelas Ferizal.

Hingga Jumat (27/3/2020), sudah ada enam orang yang terinfeksi virus corona di Sumatera Barat.

Pasien yang pertama diketahui terjangkit virus corona di Sumatera Barat punya riwayat bepergian ke Jakarta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Regional
Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Regional
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Regional
Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Regional
Pakai Seragam Dinas, Oknum PNS di Pati Mabuk di Tempat Karaoke yang Nekat Buka Saat PPKM

Pakai Seragam Dinas, Oknum PNS di Pati Mabuk di Tempat Karaoke yang Nekat Buka Saat PPKM

Regional
Oknum PNS Pati Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Ini Kata Bupati

Oknum PNS Pati Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Ini Kata Bupati

Regional
5 Fakta Gunung Semeru Meletus, Hujan Abu hingga Potensi Banjir Lahar Dingin

5 Fakta Gunung Semeru Meletus, Hujan Abu hingga Potensi Banjir Lahar Dingin

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Itu Bukan Pejarahan, Mereka Kelaparan'| Digigit Komodo, Tangan Bocah 4 Tahun Putus

[POPULER NUSANTARA] "Itu Bukan Pejarahan, Mereka Kelaparan"| Digigit Komodo, Tangan Bocah 4 Tahun Putus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X