Sejumlah Warga Nekat Mudik ke Sleman, Ini yang Dilakukan Pemkab

Kompas.com - 28/03/2020, 09:47 WIB
Akses jalan menuju Dusun Baratan, Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem ditutup sementara dan ditulisi Lock Down KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAAkses jalan menuju Dusun Baratan, Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem ditutup sementara dan ditulisi Lock Down

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Sleman, Yogyakarta, mengeluarkan surat edaran terkait pemantauan warga yang datang dari luar wilayah.

Pemantauan ini dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Sleman.

"Dari Bapak Gubernur DKI kan sudah mengimbau kepada warganya jangan pulang ke daerah. Jangan sampai dengan pulang ke daerah membawa bibit-bibit yang dapat menyebar dan semakin meluas," ujar Bupati Sleman Sri Purnomo, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Diduga Terjangkit Covid-19, Wakil Ketua PDI-P Jabar Meninggal Dunia

Sri Purnomo menyampaikan, meski sudah ada imbauan, tetap masih ada sebagian masyarakat yang diam-diam pulang ke daerah.

Terbukti lebih dari 1.000 orang berdatangan ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Namun, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah warga yang pulang ke Kabupaten Sleman.

"Kami sudah bersama-sama Bapak Kapolres, Bapak Dandim, menyebar petugasnya. Camat juga kita dorong aparat desa sampai pada dukuh, RW dan RT bersama-sama mendata. Berapa yang pulang mudik dari Jabotabek," kata Sri Purnomo.

Baca juga: Sabtu Pagi, Gunung Merapi Kembali Meletus

Selain itu, aparat daerah juga mendata apakah yang mudik ke Sleman sudah mengisolasi diri secara mandiri atau belum.

Jika ada yang belum, maka akan didorong untuk mengisolasi diri selama 14 hari.

"Mereka juga harus memeriksakan diri di fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Sleman," kata dia.

Baca juga: Data Terbaru, 4 Orang Positif Covid-19 di Aceh

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X