Kompas.com - 27/03/2020, 22:34 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Pabrik Wistex di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di Kampung Cikijing, Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terbakar hebat, Jumat (27/3/2020) petang sekitar pukul 18.00 WIB.

Pabrik produksi benang dari kapas yang berlokasi di depan Pabrik Kahatex ini terbakar diduga akibat korsleting listrik.

Saat api melalap gudang di belakang pabrik tersebut, pengguna jalan di nasional ini sempat berhenti sehingga menimbulkan kerumunan.

Baca juga: Seorang Ibu Tewas Setelah Selamatkan Anak dan Keponakannya Saat Terjadi Kebakaran, Begini Kronologinya

TNI/Polri pun langsung membubarkan kerumunan warga ini karena dikhawatirkan menjadi sebab penyebaran virus corona atau Covid-19.

Babinsa Desa Linggar Serma Udung Hidayat mengatakan, berdasrkan informasi dari Satpam Pabrik Wistex, Ujang (34), peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.

"Menurut pekerja, sumber api berasal dari korsleting listrik di gudang. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ujar Udung kepada Kompas.com melalui WhatsApp, Jumat malam.

Api, kata Udung, baru dapat dipadamkan setelah 20 unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Beruntung, meski dekat dengan SPBU Al Masoem, namun api dapat segera dipadamkan dengan bantuan 20 unit mobil damkar dari Pemkab Bandung ini.

"Kerugiannya berapa belum dapat ditaksir karena area yang terbakar cukup luas. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB," tutur Udung.

Udung menyebutkan, saat kejadian, pihaknya bersama polisi memang membubarkan kerumunan warga karena khawatir menjadi penyebab penyebaran Covid-19.

"Saat lihat ada kerumunan kami langsung bubarkan untuk menjaga wilayah tetap aman dari penyebaran Covid-19," sebut Udung.

Baca juga: 3 Anggota TNI Jadi Korban Kebakaran Pom Bensin Mini, Jumlah Korban Sudah 52

Sementara itu, salah seorang warga Desa Linggar Nanang Suherman (52) menuturkan, ia penasaran dengan kobaran api yang melalap gudang pabrik di sekitar rumah tersebut.

"Banyak juga yang sengaja berhenti karena api besar dan terlihat di jalan. Kami juga nggak nyadar, begitu diingatkan tentara jadi takut corona juga, langsung pulang," kata Nanang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.