Cegah Penyebaran Virus Corona, Kendaraan dan Penumpang yang Masuk Sukabumi Disterilisasi

Kompas.com - 27/03/2020, 20:33 WIB
Bupati Sukabumi Marwan Hamami (tengah) saat konferensi pers di Pendopo Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (24/3/2020). KOMPAS.COM/BUDIYANTOBupati Sukabumi Marwan Hamami (tengah) saat konferensi pers di Pendopo Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (24/3/2020).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Untuk penyebaran virus corona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa Barat akan menggelar pemeriksaan kendaraan dan penumpangnya yang masuk di daerah perbatasan. 

Pemeriksaan ini akan dimulai Senin (30/3/2020) mendatang dengan lokasi di dua titik, yaitu perbatasan Sukabumi-Bogor di Kecamatan Cicurug dan Sukabumi-Cianjur di Kecamatan Sukalarang. 

"Rencananya akan melakukan sterilisasi di perbatasan wilayah dengan penyemprotan disinfektan," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (27/3/2020) sore.

Baca juga: Lima PDP di Sukabumi Dinyatakan Negatif Covid-19

Menurut Iyos, rencananya sterilisasi dilakukan untuk kendaraan dan penumpangnya. 

Rencana ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Sukabumi Marwan Hamami dalam upaya percepatan penanganan penyebaran wabah virus corona.

"Langkah yang akan dilakukan ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19," ujar Iyos yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi.

Ada ruangan sterilisasi

Kepala Bidang Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Kominfosan) Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri menjelaskan, dalam pelaksanaan sterilisasi di daerah perbatasan ini, pihaknya sudah menyiapkan standar operasional prosedurnya.

Langkah-langkahnya seperti berikut, setiap kendaraan yang masuk akan dihentikan oleh petugas (Dishub atau Polisi). 

Selanjutnya seluruh penumpang dan awak kendaraan diturunkan untuk masuk ke ruangan sterilisasi. 

"Sejumlah petugas naik ke kendaraan untuk mensterilkan kabin kendaraan di antaranya menyemprotkan disinfektan," jelas Bima, sapaan akrab Herdy.

Sementara, lanjut dia, di ruang sterilisasi para penumpang dan awak kendaraan diperiksa dengan alat pendeteksi suhu tubuh (thermometer gun) oleh para petugas medis.

"Jika ada yang ditemukan suhu badan tinggi (di atas 38 derajat celcius), maka akan ditangani sesuai SOP penanganan Covid-19," ujar Bima.

Dia mengatakan, setelah selesai di ruang isolasi, sebelum kembali naik ke kendaraan, semua penumpang dan awak kendaraan melakukan cuci tangan dengan sabun.

"Petugas juga akan mengimbau sopir untuk memasang hand sanitizer di setiap kendaraan," kata dia.

Bima berharap, semua masyarakat baik awak kendaraan (sopir dan kernet) maupun para penumpangnya dapat memaklumi dan mau bekerja sama untuk melawan penyebaran virus corona tersebut

"Mohon maaf jika perjalannannya terganggu karena ini demi keselamatan kita semua," imbau Bima.

Baca juga: Pemkab Sukabumi Gelontorkan Rp 3 Miliar untuk APD Tim Medis Penanganan Corona

Sebelumnya, Bupati Sukabumi Marwan Hamami menyampaikan keinginannya untuk memeriksa kesehatan semua orang yang akan masuk Sukabumi di daerah perbatasan di Benda, Kecamatan Cicurug, sejak Selasa (24/3/2020) lalu.

"Saya sudah meminta Pak Kapolres untuk memeriksa semua orang yang masuk Sukabumi. Namun tidak jadi, karena beliau mempertimbangkan masih banyak warga ingin bertemu orangtua atau keluarganya," kata Marwan kepada Kompas.com di Pendopo Sukabumi, Selasa (24/3/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Perempuan Setengah Bugil Ditemukan di Tepi Kolam di Berau, Mulut Dibekap dan Tangan Terikat

Mayat Perempuan Setengah Bugil Ditemukan di Tepi Kolam di Berau, Mulut Dibekap dan Tangan Terikat

Regional
Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Saat Kampanye Pilkada 2020

Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Saat Kampanye Pilkada 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

Regional
Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Regional
30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

Regional
Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Regional
'Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya'

"Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya"

Regional
Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Regional
Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Regional
Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Regional
Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Sistem Buka Tutup Masih Berlaku di Kota Bandung untuk Cegah Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X