Hoaks Soal Puncak Infeksi Virus, Ini Penjelasan RSMH Palembang

Kompas.com - 27/03/2020, 19:33 WIB
Ilustrasi hoaks ShutterstockIlustrasi hoaks

KOMPAS.com - H Akhmad Suhaimi, Koordinator Humas Rumah Sakit Umum Pusat dr Mohammad Hoesin, Palembang, menegaskan, informasi soal corona yang mencatut nama salah satu dokter di RSMH adalah hoaks.

"Sudah dikonfirmasi kalau info itu hoaks," jelasnya, dilansir dari Tribunnews.

Seperti diketahui, dalam beberapa hari terakhir, beredar informasi di masyarakat yang menjelaskan bahwa masa inkubasi virus corona telah mencapai puncaknya.

Selain itu, pesan itu juga menyebut puncak penyebaran virus corona terjadi antara tanggal 23 Maret hingg 30 April 2020.

Lalu, dari penulusuran Kompas.com, ada nama seorang dokter yang dijadikan sebagai sumber dari informasi tersebut.

Berikut ini informasi yang telah ditegaskan hoaks tersebut:

Baru saja mendapat info ini
_(Sumber dari dokter. Yeni Yunus, Sp.PD. RSMH Palembang)_

Mulai besok, jangan keluar rumah mencari makanan atau untuk apa pun, karena hal yang terburuk dimulai, tanggal inkubasi telah tiba dan banyak yg terinfeksi positif akan menunjukkan gejalanya dan banyak orang bisa tertular, jadi sangat penting untuk tetap di rumah dan tidak berhubungan dengan tidak bertemu orang lain, sangat berhati-hati adalah sangat penting.

Dari 23 Maret hingga 3 April kita harus menjaga diri kita sendiri, karena kita akan berada di puncak penyebaran virus dalam dua minggu, biasanya dalam dua minggu itu semua yang terinfeksi akan muncul kemudian ada dua minggu tenang dan kemudian dua minggu lagi mulai berkurang.

Apa yang terjadi di Italia adalah bahwa siklus ini diabaikan pada musim penularan dan itulah mengapa semua kasus bercampur menjadi satu.

Dan akhirnya, jangan menerima kunjungan dari siapa pun, bahkan dari keluarga yang sama. Ini semua untuk kebaikan semua.

KITA AKAN BERADA DI TINGKAT INFEKSI MAKSIMUM.

_*JANGAN ABAIKAN PESAN INI, BAGIKAN KE SEMUA KONTAK ANDA*_

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X