Proses Tracing Berjalan, Jumlah ODP Corona di Papua Meningkat Jadi 2.057

Kompas.com - 27/03/2020, 19:10 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

JAYAPURA, KOMPAS.com - Jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di Papua pada Jumat (27/3/2020) tidak bertambah, angkanya tetap 7 orang.

Namun, untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) virus corona mengalami penambahan.

Khusus ODP, jumlahnya sejak Kamis (26/3/2020) hingga hari ini meningkat dari sebelumnya 820 orang menjadi 2.057 orang.

"Kalau dibandingkan yang kemarin 820 ODP, tapi kami di Dinkes sudah melakukan trace sehingga hari ini angkanya naik menjadi 2.057 orang dan semuanya kami tahu by name by addres," ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Silwanus Sumule, di Jayapura, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Cegah Corona, Gubernur Kalbar Larang Sementara Sembahyang Kubur

Silwanus menambahkan, sebagian besar ODP berada di Kota Jayapura.

Menurut dia, para ODP yang didatangi petugas cukup kooperatif sehingga proses penelusurannya cukup efektif.

Satgas Covid-19 Papua akan terus memantau perkembangan para ODP agar bila mulai terjadi keluhan, mereka tidak sampai mengalami sakit berat.

"2.057 ODP ini akan kami pantau secara terus menerus, kami minta mereka lakukan karantina mandiri, kami sudah punya nomor mereka, kami juga terus berikan edukasi kepada mereka," kata Silwanus.

Untuk PDP, Silwanus menyebut, ada penambahan 7 pasien dan ada pengurangan 4 pasien yang saat ini sudah dipulangkan, sehingga saat totalnya adalah 41 pasien.

Ia menuturkan, Satgas Covid-19 Papua, baru akan mengeluarkan seorang pasien dari daftar PDP bila dia telah dipulangkan meski sebelumnya telah dinyatakan negatif Covid-19.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X