Cegah Corona, Gubernur Kalbar Larang Sementara Sembahyang Kubur

Kompas.com - 27/03/2020, 18:33 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAGubernur Kalimantan Barat Sutarmidji.

 

PONTIANAK, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengeluarkan surat bernomor 451/8927/Kesra-A tertanggal Jumat 27 Maret 2020. 

Surat tersebut tentang instruksi Gubernur Kalbar Sutarmidji kepada seluruh bupati dan wali kota untuk melarang sementara kegiatan sembahyang kubur dan ritual keagamaan di tempat terbuka. 

Sebagaimana diketahui, setiap bulan Maret sampai April, warga Tionghoa menggelar ritual sembahyang kubur. 

Baca juga: Tradisi Bakar Kapal Wangkang Meriahkan Sembahyang Kubur di Pontianak

Dalam kegiatan tersebut, mobilitas warga dari luar yang datang ke Kalbar cukup tinggi. 

"Untuk itu masyarakat diminta tidak melaksanakan atau menunda peIaksanaan sembahyang kubur dan ritual keagamaan lainnya, yang  melibatkan banyak orang, sampai situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 dapat ditangani," tulis Sutarmidji.

Dalam surat tersebut, ditegaskan pula, perlu adanya kerja sama semua pihak dalam antisipasi penyebaran dan penularan virus corona atau Covid-19.

Baca juga: Tradisi Bakar Kapal Wangkang Meriahkan Puncak Sembahyang Kubur

Sebab, saat ini terjadi peningkatan jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kalimantan Barat.

"Seluruh bupati dan wali kota di Kalbar diminta konsisten melaksanakan kebijakan social distancing yang sedang dijalankan Kalbar dalam upaya menghambat penularan Covid-19 dengan penuh tanggung jawab," ucap Sutarmidji. 

Sementara itu, surat edaran tertanggal 27 Maret 2020 tersebut dibenarkan Plt Kepala Biro Administrasi Pimpinan di Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar, Windy Prihastari. 

"Benar, ada surat edaran itu," kata Windy saat dihubungi Kompas.com.

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X