Kompas.com - 27/03/2020, 18:00 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty saat dikantornya Kamis (19/3/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty saat dikantornya Kamis (19/3/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, menjamin kebutuhan keluarga pasien positif corona selama menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Jadi terkait isolasi itu harus dipahami masyarakat, hanya 14 hari. Jika tidak ada keluhan maka mereka bisa kembali berinteraksi dengan masyarakat tetapi masih tetap menjaga jarak saat berkomunikasi," kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty saat jumpa pers melalui video conference, Jumat (27/3/2020).

Selama 14 hari menjalani isolasi mandiri, mereka juga diharuskanmenggunakan peralatan makan dan mandi sendiri.

"Selama 14 hari jika tidak ada keluhan sudah dinyatakan tidak terinfeksi mereka," tuturnya.

Baca juga: Dua PDP Corona di Gunungkidul Meninggal Dunia

Dia menambahkan, untuk pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Wonosari kondisinya sudah cukup membaik.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, pihaknya menjamin permakanan terhadap 6 orang keluarga pasien positif.

Pihaknya hanya mengisolasi terhadap keluarga pasien, meski pasien positif sempat berinteraksi dengan warga sekitar.

"Sangat setuju (isolasi) dan dipastikan interaksi dikhususkan enam jiwa. Protokol (isolasi) harus ditegakkan, mereka harus dilayani pemkab dari segi permakanan," kata Immawan.

Baca juga: Riwayat Pasien Positif Corona di Gunungkidul, Pulang dari Jakarta hingga 3 Hari Bantu Hajatan Tetangga

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas sosial untuk segera mengirimkan kebutuhan hidup keluarga.

 

Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, dari laporan yang diterima, hingga siang tadi permakanan dari dinas sosial belum dikirim siang.

"Kepala dinas sosial belum memberikan permakanan, kepala desa baru saja saya telepon untuk memberikan permakanan. Walaupun kemarin sore sudah dikirim," kata Endah. 

Dia berjanji akan mendatangi Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, untuk memastikan pengiriman bantuan permakanan cukup, sehingga mereka tidak keluar rumah.

"Jadi ini penting tidak hanya dinsos, dinkes saja, tetapi semua harus bergerak," ucap Endah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X