Bawa Kabur dan Cabuli Bocah 15 Tahun, Pria Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 27/03/2020, 14:47 WIB
Tersangka WW saat dimintai keterangan petugas Polres Pekalongan Jawa Tengah. Dok Humas Res PekalonganTersangka WW saat dimintai keterangan petugas Polres Pekalongan Jawa Tengah.

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Jawa Tengah menangkap WW (25), warga Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan karena mencabuli anak di bawah umur, LZ (15), Jumat (27/3/2020).

WW awalnya mengajak LZ dengan modus mengajak jalan-jalan, namun di tempat yang sepi korban dicabuli. Di hadapan polisi, pelaku diketahui sudah mencabuli korbannya beberapa kali.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom mengatakan, tertangkapnya tersangka berawal dari laporan orangtua korban.

Baca juga: Kakek Cabul Sering Remas Payudara Wanita dan Pamer Kelamin Ditangkap

 

Orangtua korban melaporkan anaknya WW pergi dari rumah namun tidak kembali.

"Setelah dicari pelaku dan korban ditemukan masih berboncengan sepeda motor. Dari situ orang tua korban menginterogasi dan mengaku sudah dicabuli," kata Akrom.

Tidak terima dengan anaknya yang dibawa pergi tanpa izin dan dicabuli akhirnya kedua orang tua korban naik pitam. Bersama anggota ppmembawa pelaku bersama anggota polisi ke Polsek Paninggaran.

“Saat ini, tersangka tengah menjalani pemeriksaan oleh Unit PPA Sat Reskrim Polres Pekalongan, dan apabila terbukti bersalah tersangka akan dijerat dengan pasal Perundungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," tutup Akrom.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X