Hilang 2 Minggu, Perempuan Ditemukan Tewas di Tandon Air, Suami Cium Bau Menyengat

Kompas.com - 27/03/2020, 14:24 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Solekah (33) ibu rumah tangga asal Kampung Sikluwung, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang ditemukan tewas di tandon air, Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.

Dilansir dari Tribun Jateng, korban sempat dilaporkan hilang ke polisi sejak dua minggu lalu.

"Keluarga bahkan sudah melaporkan kejadian hilangnya korban ke Polsek Tembalang," ujar Ketua RT 6 Budi Doyo, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Dibunuh Mantan Pacar, Mayat Gadis 18 Tahun Dibungkus Karung dan Dibuang ke Sungai

Ia bercerita mayat korban ditemukan pertama kali oleh Budi Sapto (35) suami korban di tandon air yang terletak di gudang rumah mereka.

Sang suami curiga karena mencium aroma menyengat saat akan shalat. Ia kemudian melihat banyak lalat di ruangan tengah yang difungsikan sebagai gudang.

Budi kemudian meminta pertolongan keponakannya untuk mencari asal bau karena dikira berasal dari bangkai tikus.

Baca juga: Dendam, Sumar Bunuh dan Simpan Mayat Kerabat dalam Rumah

Saat akan masuk, pintu terkunci. Sang suami dan keponakan pun masuk ke dalam gudang melalui pintu satunya yang ada di depan.

Budi kemudian meminta keponakannya membuka tandon yang tertutup sebagian. Setelah dibuka, ternyata ada mayat Solekah yang membusuk dengan posisi duduk.

Ia mengenakan kaos lengan pendek warna hijau bertuliskan New York, dengan lengan warna abu-abu.

Baca juga: Terungkap, Motif Sumar Bunuh dan Simpan Mayat Korban di Rumahnya

"Korban ditemukan karena ada bau menyengat," kata dia.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X