Hasil Swab Kedua Belum Keluar, Pasien Pertama Positif Corona Kepri Sehat tapi Tetap Diisolasi

Kompas.com - 27/03/2020, 09:13 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan saat ini kondisi pasien pertama terinveksi corona untuk Kepri atau pasien pertama untuk Tanjungpinang kondisinya membaik. Bahkan saat ini alat bantu pernapasan, yakni oksigen juga telah dibuka dari si pasien. Tidak itu saja, saat ini pasien juga sudah jalan-jalan. KOMPAS.COM/HADI MAULANAKepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan saat ini kondisi pasien pertama terinveksi corona untuk Kepri atau pasien pertama untuk Tanjungpinang kondisinya membaik. Bahkan saat ini alat bantu pernapasan, yakni oksigen juga telah dibuka dari si pasien. Tidak itu saja, saat ini pasien juga sudah jalan-jalan.

BATAM, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan saat ini kondisi pasien pertama positif corona untuk Kepri atau pasien pertama positif Covid-19 untuk Tanjungpinang kondisinya sudah sehat.

Saat ini alat bantu pernapasan, yakni oksigen, sudah dilepas, bahkan keseharian pasien tersebut juga telah normal.

Hanya saja karena hasil swab keduanya belum keluar dari Jakarta, sehingga pasien pertama terinveksi virus corona ini tetap ditempatkan di ruang isolasi.

Baca juga: Pasien Pertama Positif Corona di Kepri Lepas Oksigen dan Sudah Jalan-jalan

"Alhamdulillah kondisinya sudah sangat baik bahkan sudah normal. Hanya saja karena hasil swab tenggorokan kedua belum diketahui sehingga pasien ini tetap kami tempatkan di ruang isolasi," kata Rustam melalui pesan WhatsApp, Kamis (26/3/2020) malam tadi.

Diakuinya secara fisik, pasien sudah dinyatakan sembuh 100 persen, hanya saja sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil tes swab tenggorokan kedua.

Jika hasil tes swab tenggorokan kedua ini diketahui negatif, maka si pasien dinyatakan sehat atau sembuh total dan bisa segera pulang kerumahnya.

Sebab hasil tes swab pertama dinyatakan negatif.

Baca juga: Kabar Baik, Hasil Swab Pasien Pertama Positif Covid-19 di Kalbar Negatif

"Seharusnya sudah keluar, karena pengambilannya Jumat kemarin dan sekarang telah ketemu hari Junat lagi. Sudah satu minggu, mungkin banyak permintaan di pusat, makanya agak sedikit tertunda. Mudah-mudahan besok sudah diketahui hasilnya," pungkas Rustam.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X