Atasi "Panic Buying", Stok Beras di Kepri Aman hingga Setahun ke Depan

Kompas.com - 27/03/2020, 09:07 WIB
Plt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Isdianto memastikan stok sembako, khususnya beras aman untuk provinsi Kepri. KOMPAS.COM/HADI MAULANAPlt Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Isdianto memastikan stok sembako, khususnya beras aman untuk provinsi Kepri.

BATAM, KOMPAS.com - Plt Gubernur Kepulauan Riau ( Kepri) H Isdianto memastikan stok sembako, khususnya beras aman untuk provinsi Kepri.

Menurut Isdianto hasil dari pemantauan dirinya saat ini ketersediaan pasokan beras ada 1.450 ton dan dalam perjalanan 1.500 ton lagi.

“Dari jumlah itu jika kalkulasikan setidaknya ketersediaan beras di Kepri bisa mencapai satu tahun ke depan," kata Isdianto di Gedung Graha Kepri, Kamis (26/3/2020).

"Bahkan untuk puasa dan Lebaran nanti, stok dipastikan aman.” 

Baca juga: Cegah Panic Buying, Gubernur Sumsel akan Batasi Pembelian Beras

Isdianto berharap masyarakat Kepri untuk tidak cemas apalagi panic buying, karena pasokan Bulog tidak ada kendala dan sangat aman hingga satu tahun kedepan.

Isdianto pun memastikan penyalurannya hingga ke seluruh Kabupaten Kota di Prov. Kepri bisa berjalan lancar.

Karena Isdianto tidak ingin posisi aman hanya ada di ibu kota provinsi saja.

“Sekali lagi saya imbau agar masyarakat Kepri untuk tidak panik namun tetap waspada, karena stok pangan aman,” papar Isdianto.

Baca juga: Cegah Panic Buying akibat Covid-19, Belanja Sembako di Alfamart Dibatasi

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X