Keuskupan Agung Pontianak Gelar Misa Tanpa Jemaat hingga 15 Mei 2020

Kompas.com - 27/03/2020, 06:46 WIB
Umat Nasrani mengikuti ibadah Misa melalui layanan Live Streaming di Gereja Santa Maria Regina - Paroki Bintaro Jaya, Tangerang, Banten, Minggu (22/3/2020). Untuk mencegah penyebaran COVID-19, ibadah Misa di gereja tersebut ditiadakan dan diganti dengan menggunakan layanan live streaming. ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGAUmat Nasrani mengikuti ibadah Misa melalui layanan Live Streaming di Gereja Santa Maria Regina - Paroki Bintaro Jaya, Tangerang, Banten, Minggu (22/3/2020). Untuk mencegah penyebaran COVID-19, ibadah Misa di gereja tersebut ditiadakan dan diganti dengan menggunakan layanan live streaming.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Keuskupan Agung Pontianak, Kalimantan Barat, dan gereja paroki di bawah koordinasinya kembali memperpanjang peribadatan tanpa jemaat di gereja hingga 15 Mei 2020.

"Hal ini karena adanya darurat penyebaran virus corona atau Covid-19," kata Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3/2020).

Ibadah tanpa jemaat juga berlaku untuk perayaan ekaristi Tri Hari Suci: Kamis Putih, Jumat Agung dan Hari Paskah.

Baca juga: Perpanjang Masa Darurat Covid-19, Keuskupan Agung Jakarta Siarkan Misa Pekan Suci Secara Streaming

Kendati Hari Paskah yang jatuh 12 April 2020 nanti adalah salah satu hari raya terbesar umat Katolik, Uskup Agung menilai kondisi saat ini tidak pas untuk menggelar ibadah yang dihadiri umat ramai.

Kendati demikian, Agustinus menyebut, misa tetap dilaksanakan secara live streaming, dan dipimpin oleh imam dari gereja paroki masing-masing.

Selain imam, yang berhak menghadiri misa pada Tri Hari Suci adalah petugas liturgi dan penyanyi paduan suara dengan batas maksimal 20 orang.

Petugas koor juga wajib menjaga jarak satu sama lain minimal 1,5 meter untuk physical distancing.

Baca juga: PGI Imbau Gereja Bentuk Posko Penanganan Covid-19, Termasuk GPIB

Selain live streaming, misa juga bisa diikuti dalam siaran langsung di TVRI Nasional pada Minggu 29 Maret (09.00 WIB), Minggu Palem 5 April (09.00), Malam Paskah 11 April (17.00), dan Minggu Hari Raya Paskah (09.00).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X