Buntut Kasus Penganiayaan 3 Bintara Terlambat Apel, Oknum Perwira Polisi Ditahan hingga Kompolnas Bereaksi

Kompas.com - 27/03/2020, 05:45 WIB
Oknum perwira polisi pukul bintara karena diduga terlambat datang. Videonya viral di media sosial Dok: Screenshot FBOknum perwira polisi pukul bintara karena diduga terlambat datang. Videonya viral di media sosial
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan oknum perwira polisi terhadap tiga bintara di depan Mapolres Padang Pariaman, Sumatera Barat, berbuntut panjang.

Bahkan, Kapolri hingga Kompolnas memberikan perhatian khusus atas kejadian tersebut.

Adapun oknum perwira polisi yang diketahui berpangkat Inspektur Dua (Ipda) berinisial SDC tersebut saat ini juga telah ditahan oleh Propam.

Dihukum karena terlambat

Ilustrasi kekerasanTOTO SIHONO Ilustrasi kekerasan

Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Ipda SDC tersebut bermula ketika tiga bintara diketahui datang terlambat saat mengikuti apel pada Kamis (19/3/2020).

Karena kesalahan itu, ketiga bintara tersebut dihukum di halaman Mapolres Padang Pariaman.

Dalam video rekaman yang viral di media sosial itu, ketiga bintara tersebut terlihat berlutut dan dipukul menggunakan kopel atau ikat pinggang.

Akibatnya, salah seorang bintara tersebut mengalami luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Gara-gara Terlambat, Bintara Dihukum Oknum Polisi hingga Masuk Rumah Sakit

Viral di media sosial

Ilustrasi viral.Shutterstock Ilustrasi viral.

Rekaman video yang memperlihatkan seorang oknum perwira polisi menghukum tiga bintara tersebut viral di media sosial.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Regional
Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Regional
Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Regional
Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Regional
Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Regional
Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Regional
Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Regional
Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Regional
7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

Regional
Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Regional
Remaja 15 Tahun Ditangkap Setelah 16 Kali Mencuri, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu

Remaja 15 Tahun Ditangkap Setelah 16 Kali Mencuri, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu

Regional
Mempelai Wanita Terpaksa di Kamar karena Positif Corona, Akad Nikah Tetap Digelar di Depan Rumah

Mempelai Wanita Terpaksa di Kamar karena Positif Corona, Akad Nikah Tetap Digelar di Depan Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X