59 Orang Positif Covid-19 di Jatim, Gresik dan Kabupaten Kediri Masuk Zona Merah

Kompas.com - 26/03/2020, 20:24 WIB
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa KOMPAS.COM/A. FAIZALGubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, jumlah daerah terjangkit Covid-19 di Jawa Timur bertambah.

Jika sebelumnya ada lima daerah, yakni Surabaya, Sidoarjo, Malang, Blitar, dan Magetan, hari ini terkonfirmasi Gresik dan Kabupaten Kediri masuk dalam daerah terjangkit corona.

Di Kabupaten Kediri per Kamis (26/3/2020) pukul 16.00 WIB, ada dua pasien positif Covid-19.

Sedangkan di Gresik ada satu pasien positif Covid-19.

"Jadi sekarang Kabupaten Kediri dan Gresik masuk daerah merah atau daerah terjangkit," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis sore.

Baca juga: UPDATE: Pasien Positif Covid-19 di Jatim Jadi 59 Orang, 7 Pasien Sembuh, 3 Meninggal

Data kasus corona di Jawa Timur secara keseluruhan hingga Kamis sore, terdapat tambahan 8 pasien positif corona atau kini totalnya menjadi 59 orang.

"8 pasien tambahan dari Surabaya 2 orang, Sidoarjo 3 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, dan 1 orang dari Kabupaten Gresik," ujar Khofifah.

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga bertambah dari 190 orang menjadi 221 orang.

Begitu juga jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah dari 2.542 orang menjadi 3.055 orang.

"Ada juga pasien yang sembuh, dari semula 5 orang, sekarang menjadi 7 orang," ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
Dengan Mendaftar Online, Warga bisa Ikut Rapid Test di RSUD KRMT Wongsonegoro

Dengan Mendaftar Online, Warga bisa Ikut Rapid Test di RSUD KRMT Wongsonegoro

Regional
Larang Warga Mudik Lebaran, Wali Kota Kendari: Manfaatkan Teknologi untuk Komunikasi

Larang Warga Mudik Lebaran, Wali Kota Kendari: Manfaatkan Teknologi untuk Komunikasi

Regional
Pemkab Bogor Pastikan Tidak Ada 'Lockdown', tetapi...

Pemkab Bogor Pastikan Tidak Ada "Lockdown", tetapi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X