Kompas.com - 26/03/2020, 18:27 WIB
A, salahsatu terdakwa kasus video seks tiga pria satu wanita saat mengikuti persidangan dengan agenda putusan majelis hakim, Kamis (26/03/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGA, salahsatu terdakwa kasus video seks tiga pria satu wanita saat mengikuti persidangan dengan agenda putusan majelis hakim, Kamis (26/03/2020)

GARUT, KOMPAS.com – Dua orang pelaku pria video seks tiga pria satu wanita yang sempat membuat heboh masyarakat Garut, yaitu W dan A, divonis hukuman penjara 2 tahun 9 bulan dan denda Rp 1 miliar oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Garut pada sidang dengan agenda putusan Kamis (26/03/2020).

Humas Pengadilan Negeri Garut, Endratmo Rajamai menyampaikan, kedua pelaku divonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

“Keduanya divonis hukuman 2 tahun 9 bulan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara,” jelas Raja, demikian biasa disapa, Kamis (26/03/2020) usai persidangan.

Baca juga: Kasus Video Seks 3 Pria 1 Wanita, Terdakwa Wanita Minta Vonis Bebas

Menurut Raja, keduanya divonis lebih ringan dari tuntutan JPU karena dinilai selama menjalani persidangan terbilang kooperatif dan juga telah berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya, serta keduanya juga belum pernah melakukan tindak pidana dan mempunya tanggungan keluarga.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Garut, Dapot Dariarma yang juga ketua tim JPU dalam kasus tersebut menuturkan, meski putusan hakim lebih ringan dari tuntutan JPU. Namun, masih lebih dari 2/3 tuntutan yang disampaikan.

“Kalau saya mendengar hasil putusan dari majelis hakim, menurut saya itu sudah lebih dari dua pertiga, tapi kita tidak bisa mengambil putusan secara langsung karena harus melaporkan dulu ke Kejati, masih ada waktu satu minggu,” katanya.

Soni Sonjaya, penasihat hukum W dan A usai persidangan menyampaikan, kedua kliennya menerima putusan dari majelis hakim yang memutuskan hukuman 2 tahun 9 bulan penjara dan denda Rp 1 miliar dengan subsider 3 bulan penjara.

“Kedua klien kami tidak keberatan dengan putusan majelis hakim, karena lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya menuntut hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan,” jelasnya.

Baca juga: Pelaku Video Seks 3 Pria 1 Wanita di Garut Dituntut hingga 5 Tahun Penjara

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Garut juga menggelar sidang kasus video seks tiga pria satu wanita tersebut dengan terdakwa V, pemeran wanita dalam video tersebut.

Namun, agenda sidang terdakwa V masih berupa pembacaan replik dari penasehat hukum V atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

Regional
Buka Pameran UMKM Gayeng 2021, Ganjar: Produk Jateng Siap Masuk Pasar Internasional

Buka Pameran UMKM Gayeng 2021, Ganjar: Produk Jateng Siap Masuk Pasar Internasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X