Cegah Corona, Kapolda Papua: Jangan Marah Kalau Kami Bubarkan

Kompas.com - 26/03/2020, 16:28 WIB
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw turun langsung untuk mengimbau warga Kota Jayapura untuk tidak beraktifitas di luar rumah, Kota Jayapura, Papua, Kamis (26/3/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw turun langsung untuk mengimbau warga Kota Jayapura untuk tidak beraktifitas di luar rumah, Kota Jayapura, Papua, Kamis (26/3/2020)

JAYAPURA, KOMPAS.com - Pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus corona di Provinsi Papua mulai dilakukan.

Petugas kepolisian mulai rutin melakukan patroli untuk menyerukan imbauan agar masyarakat pulang ke rumah.

Kamis (26/3/2020) siang, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw turun langsung melakukan patroli di wilayah Kota Jayapura untuk menyosialisasikan imbauan tersebut.

Hasilnya, ia menyimpulkan bila masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan seruan tersebut.

Baca juga: Beredar Kabar KKB Bakar Gereja di Tembagapura, Ini Respons Kapolda Papua

"Kalau dalam persentase saya melihat 80 persen masyarakat sudah mulai menyadari dan kami lihat mulai dari tadi siang sudah mulai lengang dan malam sudah mulai sepi," ujar Waterpauw.

Namun, ia juga menegaskan bahwa ada batas waktu untuk aparat bertindak persuasif.

Ia meminta kesadaran masyarakat bila ada aparat yang berindak tegas guna membubarkan kerumunan warga di tempat umum.

"Kalau nanti beberapa hari ke depan mereka masih juga tidak mau taat, maka ada imbauan tegas, maka kami perintahkan TNI-Polri bubarkan dengan satpol PP, kalau kami bubarkan jangan marah," kata Waterpauw.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X