Kondisi Terkini 8 Pasien Positif Corona Satu Keluarga asal Magetan

Kompas.com - 26/03/2020, 15:57 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

MADIUN, KOMPAS.com - Meski dinyatakan positif terjangkit virus corona, kondisi delapan pasien positif corona yang berstatus satu keluarga asal Kabupaten Magetan, makin membaik.

Tim dokter RSUD dr Soedono terus merawat intensif delapan pasien kluster Bogor itu hingga hasil uji laboratorium Balitbang menyatakan negatif.

Direktur RSUD dr Soedono, dr Bangun Trapsila Purwaka menyatakan, setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit, kondisi delapan pasien positif corona asal Kabupaten Magetan membaik.

Tim dokter tidak mendapati tanda-tanda klinis demam, panas hingga sesak napas pada delapan pasien tersebut.

Baca juga: Istri, Anak, Menantu, dan Cucu Positif Covid-19 di Magetan

“Kondisi mereka baik sekali. Delapan pasien positif itu kluster dari warga Magetan yang positif corona dan meninggal di Solo,” ujar Bangun, kepada wartawan, Kamis (26/3/2020) siang.

Delapan pasien positif corona memiliki hubungan kekerabatan yang dekat, mulai dari istri korban, lalu anak, menantu, hingga cucunya.

Mereka memiliki riwayat pernah berkontak langsung dengan pasien positif corona yang meninggal di Solo.

Tak hanya itu, saat ini tim masih menunggu hasil uji sampel klinis sepuluh warga Magetan lainya yang masuk sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Pegawai BRI Korupsi Rp 2,1 M untuk Judi Bola Online, Ambil Uang 11 Nasabah Sedikit demi Sedikit

Regional
Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Kronologi Penangkapan Anggota DPRD yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Hasil Visum Ditemukan Bukti Telah Terjadi Persetubuhan

Regional
Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Ibu dan 2 Anaknya Tewas dalam Kebakaran Toko di Bireuen, Aceh

Regional
Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Guru Besar Ahli Epidemologi di Bali Meninggal karena Covid-19

Regional
Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak 'Besok Kiamat'

Kronologi Pria Terobos Kantor Polisi dan Berteriak "Besok Kiamat"

Regional
Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Jenuh di Isolasi, Pasien Covid-19 Usia 60 Tahun Panjat Pagar RS dan Pulang ke Rumah

Regional
Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Tenaga Kesehatan RSUD Soedono Madiun Terpapar Corona, Dua Ruang Paviliun Ditutup

Regional
Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Oknum Anggota DPRD Jadi Bandar Sabu Jaringan Bos PO Bus Pelangi

Regional
Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Mobil Rombongan Lamaran Nikah Terguling di Nunukan, 3 Orang Meninggal Dunia

Regional
Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Jerinx Bersedia Hapus Akun Medsos jika Diperlukan untuk Mendapat Penangguhan Penahanan

Regional
Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Kasus Covid-19 Meningkat, Banten Cari Lahan Pemakaman di Kota Serang

Regional
Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Terungkap, Ini Motif Oknum Polisi Cabuli Gadis ABG Pelanggar Lalu Lintas

Regional
Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Sosok Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata City di Mata Sang Ibu, Pendiam yang Selalu Dapat Ranking di Sekolah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X