Pabrik Kerupuk Legendaris di Surabaya Terbakar, Ini Kronologinya

Kompas.com - 26/03/2020, 14:19 WIB
Pabrik kerupuk legendaris di Surabaya terbakar, Rabu (25/3/2020). SURYA.co.id/Luhur PambudiPabrik kerupuk legendaris di Surabaya terbakar, Rabu (25/3/2020).

KOMPAS.com - Salah satu pabrik kerupuk legendaris di Surabaya, Jawa Timur, UD Sekar, terbakar hebat, Rabu (25/3/2020).

Pabrik kerupuk tersebut berada di Jalan Simo Pomahan Baru No 1 Gang IX RT 05 RW 05, Simomulyo Baru, Sukomanunggal, Surabaya.

Seorang karyawan pabrik kerupuk bernama Sugino mengatakan, kebakaran terjadi saat karyawan melakukan produksi sekitar pukul 15.30 WIB.

Tiba-tiba bagian atas tungku api yang digunakan memanaskan wajan mendadak memercikan api.

Baca juga: Pasien PDP Corona yang Meninggal di RSUD Komodo Sempat Sakit di Surabaya

Percikan api itu bertebaran hingga jatuh ke wajan penggorengan yang penuh dengan minyak sisa penggorengan.

Ada reaksi dari minyak tersebut menjadi wajan api yang berkobar hebat, hingga menjilat benda-benda di sekelilingnya.

"Ya semua antrean kerupuk yang sudah digoreng atau yang belum digoreng habis semua," ujarnya kepada Surya.co.id, di lokasi.

Api berkobar selama lebih dari satu jam dan menghanguskan seisi ruangan berukuran 20 x 20 meter itu.

Melihat api tak terkendali, 10 karyawan lari tunggang langgang menjauhi api.

"Untung enggak ada korban. Saya lihat api tambah besar ya saya langsung lari aja," tambahnya.

Salah satu pemilik pabrik, Tukiyo (68) menuturkan, api hanya melahap ruangan penggorengan kerupuk yang dibagi menjadi dua sekat.

Menurut pria asal Wonogiri itu, api yang berkobar hingga berujung melahap seisi ruangan penggorengan pabriknya muncul dari tungku penggorengan.

"Api tambah besar nyambar benda benda di sekitar. Kami masaknya masih pakai tungku," katanya saat ditemui awak media di lokasi.

Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam insiden itu.

Baca juga: Pemkot Surabaya Buka Peta Covid-19: ODP 182, PDP 8, Positif 31, Tersebar di 88 Kelurahan

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Budi Nurtjahjo membenarkan api penyebab kebakaran bersumber dari tungku wajan penggorengan.

"Jadi mereka melakukan penggorengan. Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka," kata Budi kepada awak media.

Rp 80 juta lenyap

Pabrik kerupuk yang beroperasi sejak 1980-an itu terbakar dan sempat membuat geger warga sekitar.

Tukiyo mengatakan, separuh bahan dagangan kerupuk yang siap dikemas ludes tak bersisa.

Ia memperkirakan kerugian yang dialami mencapai Rp 80 Juta.

"Saya enggak bisa detail, minyak aja dalam ada tiga jeriken. Ya, sekitar Rp 80 Juta," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul: Pabrik Kerupuk Legendaris di Simo Pomahan Surabaya Terbakar

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul: KRONOLOGI Pabrik Kerupuk Legendaris di Surabaya Terbakar, Uang Rp 80 Juta Ludes, Ini Fakta-faktanya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Regional
Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Regional
Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Regional
Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Regional
Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Regional
Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Regional
Kasus Agen Minta Rp 32 Juta buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu Hanya Isu

Kasus Agen Minta Rp 32 Juta buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu Hanya Isu

Regional
Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Regional
Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Regional
Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Regional
11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

Regional
Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Regional
'Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak'

"Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak"

Regional
Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Regional
Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Kapolda Sulsel Sebut Demo di Makassar Disusupi Aliansi Makar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X