Cegah Penyebaran Corona, Bandara Komodo dan Pelabuhan Laut Labuan Bajo Ditutup Mulai 28 Maret

Kompas.com - 26/03/2020, 11:14 WIB
Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia. ShutterstockIlustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Guna mencegah penyebaran virus corona, Bandara Internasional Udara Komodo dan Pelabuhan Laut Labuan Bajo di Manggarai timur, akan ditutup sementara mulai 28 Maret sampai 5 April 2020.

Penutupan ini untuk para penumpang yang masuk maupun yang keluar dari Manggarai Barat.

Wakil Bupati Manggarai Barat Maria Geong menjelaskan, pada 26 Maret, Pemkab Manggarai Barat mengirim surat ke Menteri Perhubungan RI di Jakarta agar mulai menutup Bandara Udara Komodo dan Pelabuhan Laut.

Baca juga: Cegah Penyebaran Corona di Papua, Bandara Sentani Ditutup hingga 9 April

Kementerian Perhubungan kemudian melakukan sosialisasi kepada seluruh maskapai penerbangan yang masuk di bandara tersebut.

Bagi orang yang hendak mudik ke Manggarai Barat, diberi waktu dua hari ini untuk pulang.

Kebijakan serupa berlaku bagi wisatawan di Labuan Bajo.

"Sejak 28 Maret 2020, Bandara Udara Komodo dan Pelabuhan Laut ditutup. Kita bukan lockdown, karena maskapai tetap bisa mengangkut logistik ke Manggarai Barat," ujar Geong saat dihubungi via telepon, Kamis (26/3/2020).

"Jadi sejak 28 Maret 2020, tidak ada orang mudik atau pulang melalui pintu masuk Labuan Bajo. Dalam keadaan emergency atau darurat akan diprioritaskan penanganannya apabila dirawat keluar bagi orang yang sakit karena dugaan Covid-19," jelasnya.

Baca juga: UPDATE: Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Bertambah 1 Orang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X