50.000 Masker yang Ditimbun di Makassar Dihibahkan ke Rumah Sakit

Kompas.com - 26/03/2020, 10:01 WIB
Pimpinan PT Intraco Medika Lindo Pratama Andry Wong (kanan) saat menghibahkan ribuan maskernya kepada rumah sakit rujukan, pasien corona di Polda Sulsel, Rabu (25/3/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANPimpinan PT Intraco Medika Lindo Pratama Andry Wong (kanan) saat menghibahkan ribuan maskernya kepada rumah sakit rujukan, pasien corona di Polda Sulsel, Rabu (25/3/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel akhirnya menghibahkan sekitar 50.000 masker yang sempat ditimbun untuk tenaga medis rumah sakit rujukan di Makassar.

Kasubdit 1 Indag Ditkrimsus Polda Sulsel Kompol Arisandi menyebut 50.000 masker yang dihibahkan merupakan barang bukti dari pengungkapan kasus dugaan ekspor masker ke Malaysia oleh CV Min Bahari Internusa. 

Selain itu, puluhan ribu masker yang dihibahkan juga merupakan barang bukti dari pengungkapan dugaan monopoli masker yang dilakukan PT Intraco Medika Lindo Pratama.

" Masker tersebut telah dihibahkan oleh pemilik kepada rumah sakit dalam hal ini Karumkit Bhayangkara Makassar untuk disalurkan ke rumah sakit rujukan yang saat ini menangani virus corona agar bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya," kata Arisandi saat diwawancara di Polda Sulsel, Rabu (26/3/2020). 

Baca juga: Yuri: Masker Kain Bisa Jadi Alternatif Cegah Virus Corona

Menurut Arisandi, beberapa rumah sakit yang mendapatkan bantuan masker tersebut adalah Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, RSUD Haji Makassar, Rumah Sakit Tajuddin Chalid, RS Labuang Baji, serta RS TK II Pelamonia Makassar. 

Penyerahan ini, kata Arisandi, diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"Ini untuk kepentingan yang lebih besar agar barang bukti tidak di sini saja, tapi bisa disalurkan dan dimanfaatkan," ujar Arisandi.

Meski demikian, Arisandi menegaskan, kasus dugaan monopoli masker, perdagangan, dan perlindungan konsumen tersebut masih berlanjut.

Baca juga: Perusahaan Teknologi Papan Atas Ramai-ramai Sumbang Masker

Arisandi mengatakan, masih ada sebagian kecil masker yang disimpan yang digunakan untuk kepentingan pembuktian.

"Masih dalam pemeriksaan melengkapi pemberkasan dan pemeriksaan lebih lanjut. Status penyidikan sampai saat ini belum ada yang kita tetapkan tersangka," ujar Arisandi.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X