Sejumlah Peserta Positif Covid-19 Pasca Musda di Karawang, Hipmi Jabar Imbau Anggotanya Isolasi Diri

Kompas.com - 26/03/2020, 09:29 WIB
Dari kiri ke kanan Dede DSmitro mantan Ketua Umum HIPMI Jabar, Bupati Karawang Celica Nurachadiana, Mardani Maming Ketua Umum BPP  HIPMI, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri BKPM Bahlil Lahadalia, Yedi Karyadi mantan Ketua Umum Hipmi Jabar dan Jodi Janitra Ketua Umum HIPMI Jabar demisioner saat acara Musda HIPMI Jabar di Karawang (Handout HIPMI Garut) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGDari kiri ke kanan Dede DSmitro mantan Ketua Umum HIPMI Jabar, Bupati Karawang Celica Nurachadiana, Mardani Maming Ketua Umum BPP HIPMI, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri BKPM Bahlil Lahadalia, Yedi Karyadi mantan Ketua Umum Hipmi Jabar dan Jodi Janitra Ketua Umum HIPMI Jabar demisioner saat acara Musda HIPMI Jabar di Karawang (Handout HIPMI Garut)

GARUT, KOMPAS.com – Pasca pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI Jawa Barat Di Hotel Swiss Bel Inn Karawang pada tanggal 9 hingga 10 Maret 2020 lalu, beberapa tamu undangan acara tersebut, dinyatakan positif corona

Misalnya seperti Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga yang hadir dalam acara tersebut pun, meminta HIPMI Jabar menyatakan para peserta sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), meminta para peserta untuk melakukan rapid test dan mengisolasi diri secara mandiri.

Baca juga: Pernah Kontak dengan Bupati Karawang, Ketua Hipmi Negatif Corona

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum HIPMI Jawa Barat, Surya Batara Kartika yang baru terpilih dalam Musda HIPMI Jabar di Karawang, dalam siaran persnya meminta para pengurus HIPMI yang hadir dalam acara tersebut untuk tetap tenang dan melakukan prosedur mengisolasi diri di rumahnya masing-masing, sambil menjaga kesehatan.

“Penting untuk tetap tenang dan tidak panik, hindari kontak atau berhubungan dengan orang-orang pada usia 45 tahun ke atas demi menghindari potensi penularan kepada pihak-pihak yang lebih rentan paparan Covid-19,” katanya, melalui rilis pers, Rabu (25/3/2020). 

Surya pun menghimbau kepada seluruh pengurus HIPMI se Jawa Barat untuk saling bahu membahu, solid, saling menguatkan dan mengingatkan untuk terus memberikan kabar-kabar dan himbauan positif baik ke lingkungan internal pengurus maupun keluar organisasi agar tidak menimbulkan kepanikan yang membesar dan meluas.

Baca juga: Meski Sehat, Pengurus Hipmi Garut Bingung Cari Tempat Periksa Covid-19

Rapid test

Soal pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menurut Surya saat ini pihaknya sedang berusaha secara aktif berkomunikasi dengan pemerintah provinsi soal teknis pelaksanaan rapid test.

Surya mengaku telah diminta untuk mendata biodata lengkap serta kondisi kesehatan terkini dari para peserta Musda, tamu undangan hingga panitia yang hadir dalam Musda.

“Karenanya, kami mohon kesediaan rekan-rekan pengurus untuk segera mengisi kuisioner yang telah kami keluarkan sejak tanggal 23 Maret 2020,” katanya.

Surya menuturkan, sampai saat ini pihaknya masih belum menerima kepastian soal kapan dan dimana pelaksanaan rapid test dan prosedurnya seperti yang direncanakan Pemprov Jabar.

Karenanya, selama belum ada kejelasan, dirinya meminta semua pengurus HIPMI di Jawa Barat melakukan isolasi mandiri di rumah dan menghindari keluar rumah.

Jika sudah ada kepastian soal pelaksanaan rapid test, pastinya akan diumumkan secara resmi.

“Hindari keluar rumah, karena bila terjadi penumpukan di area rumah sakit di daerah masing-masing, resiko terpapar akan lebih tinggi,” katanya.

Baca juga: Pemkab Karawang Tracing Kasus Covid-19 dari Acara Musda Hipmi Jabar

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X