KLB Virus Corona Solo Diperpanjang sampai 13 April, Razia Siswa yang Berkeliaran Digiatkan

Kompas.com - 26/03/2020, 08:53 WIB
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.

SOLO, KOMPAS.com - Status kejadian luar biasa (KLB) virus corona atau Covid-19 di Solo, Jawa Tengah diperpanjang hingga 13 April 2020 mendatang.

Dengan adanya perpanjangan status KLB, proses belajar peserta didik di rumah juga diperpanjang hingga 13 April 2020.

"Sudah kita minta (Dinas Pendidikan) membuat surat edaran supaya diedarkan kepada setiap sekolah," kata Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2020).

Baca juga: RSUD Bung Karno Solo Diubah Jadi Rumah Sakit Khusus Virus Corona

Selama status KLB virus corona, orangtua diminta memastikan anaknya belajar di rumah.

Seandainya ada siswa yang terkena razia petugas Satpol PP karena tidak tertib, mereka akan dikarantina sehari.

Mereka baru diperbolehkan pulang ke rumah setelah orangtua mereka datang ke kantor Satpol PP.

"Kita akan razia terus," ujar Rudy.

Sejauh ini, sudah ada puluhan siswa di Solo yang terkena razia Satpol PP karena berkeliaran dan tidak tertib belajar di rumah.

"Kalau ada yang tertangkap dua kali mereka akan dikarantina dua hari di Satpol PP," terang Rudy.

Baca juga: Ibunda Jokowi Wafat, Tjahjo Kumolo Ungkap Menteri Diimbau Tak ke Solo

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Surakarta menyatakan kejadian luar biasa ( KLB) terhadap virus corona atau Covid-19 setelah satu dari dua pasien positif corona yang dirawat di RSUD Dr Moewardi Surakarta meninggal dunia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cemburu kepada Rekan Kerja Berujung Vonis 13 Tahun Penjara

Cemburu kepada Rekan Kerja Berujung Vonis 13 Tahun Penjara

Regional
Jamin Rasanya Enak, Bupati Semarang Minta Beras Bantuan Tak Dijual

Jamin Rasanya Enak, Bupati Semarang Minta Beras Bantuan Tak Dijual

Regional
4 Kantor Pemerintahan di Pemkab Bogor Jadi Klaster Penularan Covid-19

4 Kantor Pemerintahan di Pemkab Bogor Jadi Klaster Penularan Covid-19

Regional
Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Regional
2 Rumah Roboh dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi

2 Rumah Roboh dan Belasan Lainnya Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang di Ngawi

Regional
Sebanyak 210 KK Mengungsi akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Sebanyak 210 KK Mengungsi akibat Banjir Bandang di Sukabumi

Regional
Bentrok Antar-pesilat, Polisi Tahan 6 Tersangka

Bentrok Antar-pesilat, Polisi Tahan 6 Tersangka

Regional
Brigadir DY Cabuli Pelanggar Lalu Lintas, Tergiur Tubuh Korban, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Brigadir DY Cabuli Pelanggar Lalu Lintas, Tergiur Tubuh Korban, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat

Regional
Demi Ujian, Siswa MTs di Lereng Gunung Slamet Ini Jalan Kaki Berburu Sinyal dan Pakai Ponsel Bergantian

Demi Ujian, Siswa MTs di Lereng Gunung Slamet Ini Jalan Kaki Berburu Sinyal dan Pakai Ponsel Bergantian

Regional
6 Fakta Seputar Anggota DPRD Palembang Jadi Bandar Narkoba

6 Fakta Seputar Anggota DPRD Palembang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Partai Gelora Koalisi dengan PKS Hanya untuk Pilkada Pangandaran

Partai Gelora Koalisi dengan PKS Hanya untuk Pilkada Pangandaran

Regional
Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Regional
Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X