UPDATE Longsor di Cianjur, 104 Rumah Terancam Longsor Susulan

Kompas.com - 26/03/2020, 07:40 WIB
Seorang warga memerlihatkan kondisi lereng di belakang perkampungan di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang masih labil pasca longsor, Minggu (22/3/2020). KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang warga memerlihatkan kondisi lereng di belakang perkampungan di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang masih labil pasca longsor, Minggu (22/3/2020).

CIANJUR, KOMPAS.com  – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mengingatkan potensi longsor susulan di lokasi pergerakan tanah di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Sekretaris BPBD Cianjur Mokhamad Irfan Sofyan menyebutkan, selain merusak puluhan rumah, tercatat ada 104 rumah warga di wilayah tersebut yang terancam.

“Kondisi lereng memang labil sehingga berpotensi (longsor) susulan. Terlebih intensitas hujan juga masih tinggi,” kata Irfan kepada Kompas.com via telepon seluler, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Firasat Warga Sebelum Bukit 200 Meter Longsor di Cianjur, Waswas Saat Hujan Lebat hingga Ada Suara Aneh

Disebutkan, ratusan rumah itu tersebar di delapan kampung, yakni Kampung Belendung, Cikadu, Pasarean, Munjul, Cihurip, Cibeunying, Cikerebek, dan Cijeungjing.

“Personel Retana (relawan tanggap bencana) kita tempatkan di lokasi untuk memantau kondisi terbaru di lapangan,” sebut dia.

Baca juga: Lokasi Longsor Cianjur Masuk Zona Merah Bencana Pergerakan Tanah

Warga diinstruksikan mengungsi

Selain itu, pihaknya menginstruksikan warga yang rumahnya terancam untuk mengungsi ke tenda pengungsian atau ke tempat-tempat yang aman.

“Apalagi pada malam hari. Petugas kita di lapangan melarang warga menempati rumah-rumahnya, karena khawatir kejadian lagi,” kata Irfan.

Sejauh ini, BPBD Cianjur mencatat ada 16 rumah rusak berat, 7 rumah rusak sedang dan 14 rumah rusak ringan, dalam bencana tanah longsor, Minggu (22/3/20200) dini hari itu.

Baca juga: Detik-detik Lereng 200 Meter Longsor di Cianjur dan Terjang Puluhan Rumah

“Untuk rumah-rumah yang terdampak dan mengalami kerusakan akan mendapat bantuan dari pemerintah,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, lereng bukit setinggi 200 meter longsor dan menimpa permukiman penduduk di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020) dini hari.

Baca juga: UPDATE Longsor Cianjur: 37 Rumah Rusak dan 346 Jiwa Terdampak

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Regional
Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Regional
Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Regional
Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Gara-gara Mandi di Depan Rumah, Gadis 16 Tahun Hampir Diperkosa Tetangga

Regional
Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Tak Punya Riwayat Penyakit Lain, Mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Sembuh dari Covid-19

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Ayah Cabuli Anak Tiri Selama 6 Tahun, Pelaku Ancam Bunuh Ibu dan Adik

Regional
Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Rampas Senpi Polisi Saat Diringkus, Maling Ini 7 Jam Dicari, Ternyata Sembunyi di Plafon Rumah

Regional
Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Batal Maju Pilkada Batam Via Jalur Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Dilirik Golkar

Regional
Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Gara-gara Tak Tahu Jam Acara Nikah Anaknya, Ibu Ini Mengamuk, Ijab Kabul Tertunda

Regional
Oknum Petugas P2TP2A Diduga Cabuli Gadis Korban Perkosaan, Diburu Polisi dan Sesal Sang Ayah

Oknum Petugas P2TP2A Diduga Cabuli Gadis Korban Perkosaan, Diburu Polisi dan Sesal Sang Ayah

Regional
Melawan Saat Ditangkap, Maling Ini Berhasil Lukai 2 Polisi dan Rampas Senpi

Melawan Saat Ditangkap, Maling Ini Berhasil Lukai 2 Polisi dan Rampas Senpi

Regional
Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Regional
Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Regional
Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Regional
Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X