Pasien Positif Pertama Corona di Kabupaten Semarang Pernah ke Bali

Kompas.com - 26/03/2020, 06:00 WIB
Gunawan Wibisono,  Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang, KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAGunawan Wibisono, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang,

UNGARAN, KOMPAS.com - Satu orang di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dinyatakan positif corona.

Pasien tersebut berjenis kelamin perempuan dan berumur 46 tahun.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono mengatakan, pasien tersebut saat ini dirawat di RSUD KRMT Wongsonegoro, Semarang.

"Pasien tersebut warga Ungaran Timur dan sebelumnya melakukan perjalanan ke Bali," jelasnya usai jumpa pers di Kantor Bupati Semarang, Rabu (25/3/2020) malam.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Sulsel Bertambah Jadi 13 Orang, 3 PDP Meninggal Dunia

Setelah pemeriksaan, kata dia, pasien tersebut dirawat di RS Ken Saras Kabupaten Semarang.

"Selama perawatan tersebut, terhadap pasien juga dilakukan pengecekan kondisi yang bersangkutan," jelasnya.

Gunawan mengatakan, hasil laboratorium terhadap pengecekan pasien tersebut baru diketahui pagi ini.

"Dinkes Provinsi Jawa Tengah menyatakan yang bersangkutan positif dan langsung dirawat di RSUD KRMT Wongsonegoro," jelasnya.

Sampai saat ini terdapat 800 Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 131 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Semarang.

Baca juga: Balita di Cilacap yang Positif Corona Kondisinya Stabil

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada tujuh orang.

"Istilah Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah bagi mereka yang memiliki riwayat kontak dengan orang positif corona dan bepergian atau pulang dari daerah pandemi corona," kata Gunawan.

Banyaknya OTG dan ODP karena banyak orang yang sebelumnya bekerja di luar kota dan daerah pandemi corona pulang ke rumahnya yang ada di Kabupaten Semarang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Raharjo, menyatakan pasien positif corona itu kondisinya membaik. Dia juga meminta masyarakat untuk menerapka pola hidup sehat.

"Hal tersebut untuk mencegah penularan wabah itu di Kabupaten Semarang," paparnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X