Kompas.com - 25/03/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

KOMPAS.com- Pasangan suami istri di Pontianak, Kalimantan Barat dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19).

Beruntung anak balita mereka yang masih berusia 4 tahun dinyatakan negatif dari virus corona.

Baca juga: Sempat Ditentang Keluarga, Petugas Medis yang Tangani Corona: Ini Tugas Negara

Sang ayah sakit 2 pekan usai pulang dari Malaysia

Ilustrasi CoronaKOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Corona

Diduga virus pertama kali ditularkan oleh sang ayah yang sempat bepergian ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Ayah balita tersebut melakukan perjalanan ke Malaysia pada 8 Februari 2020 dan kembali ke Pontianak pada 15 Februari 2020.

Dia sempat bekerja dan melakukan aktivitas seperti biasa tanpa ada gejala sakit.

14 hari setelahnya, yakni 29 Februari 2020, baru ayah balita mengalami sakit.

"Sampainya di Pontianak, pasien berusia 34 tahun ini masuk kerja. Dan tanggal 29 Februari, mulai sakit pilek," kata Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Dinkes Kalbar) Harisson.

Baca juga: Bupati Karawang Cellica: Saya Enggak Bergejala, Dinyatakan Positif

Pada Rabu (4/3/2020), dia dirawat di Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak karena masih mengalami pilek, ditambah demam dan sesak napas.

Kemudian Selasa (10/3/2020), pasien mengalami batuk, sesak napas, diare serta hasil rontgen juga menunjukkan gejala pneumonia.

"Dia langsung dirawat di ruang isolasi. Dan pada Sabtu dinyatakan positif Covid-19," terang Harisson.

Baca juga: Cerita Cinta Orangtua, Rawat Anak Balitanya yang Positif Corona hingga Sembuh

 

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona
Ibu lakukan tes swab

Setelah sang ayah dinyatakan positif, baru kemudian ibu dan anak balitanya melakukan tes swab.

Rupanya hasil menunjukkan sang ibu juga positif terinfeksi corona. Ia diduga tertular dari suaminya.

Sedangkan sang anak dinyatakan negatif corona.

"Hasil uji laboratorium swab anak berusia 4 tahun itu keluar tadi dan dinyatakan negatif Covid-19," kata Harisson kepada wartawan.

Sang ibu kini menjalani isolasi.

Baca juga: Sederet Fakta Lengkap di Balik Solo KLB Virus Corona...

Petugas medis juga jalani tes

Ilustrasi petugas medis yang menangani pasien virus coronaShutterstock Ilustrasi petugas medis yang menangani pasien virus corona
Para tenaga medis yang pernah menangani pasangan suami istri tersebut juga menjalani tes swab.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji, menyampaikan hasil tes enam orang tenaga medis negatif corona.

"Alhamdulillah, kembali hasil laboratorium untuk enam tenaga medis keluar hari ini dan dinyatakan negatif," ungkap Midji.

Sebelumnya, ada delapan tenaga medis dari rumah sakit lain yang dites swab karena pernah menangani pasien tersebut. Hasilnya negatif corona seluruhnya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Pontianak, Hendra Cipta | Editor : Aprilia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X