Satu Warga Positif Corona, Status Kota Tasikmalaya Naik Jadi KLB

Kompas.com - 25/03/2020, 13:43 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman didampingi Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibinato dan Komandan Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana berorasi keliling dalam menegakkan social distancing pencegahan virus corona kepada masyarakat, Minggu (22/3/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAWali Kota Tasikmalaya Budi Budiman didampingi Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibinato dan Komandan Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Imam Wicaksana berorasi keliling dalam menegakkan social distancing pencegahan virus corona kepada masyarakat, Minggu (22/3/2020).

 

Hasil swab 2 PDP corona belum keluar

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya terus meningkatkan kewaspadaan dengan diketahui 1 warganya positif covid-19 akibat virus corona, Rabu (25/3/2020).

Warga berstatus positif asal Kota Tasikmalaya tersebut setelah hasil 5 sampel pasien dalam pengawasan (PDP) yang dikirim ke Laboratorium RSHS Bandung.

"Saya sampaikan hari ini, di Kota Tasikmalaya ternyata dari hasil pengiriman 5 sampel ke Laboratorium RSHS, 1 confirm positif covid-19, 2 negatif dan 2 belum keluar hasilnya," jelas Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman saat Konferensi Pers di kantornya, Rabu (25/3/2020).

Budi menambahkan, sampai Rabu pagi ini tercatat jumlah pasien corona sebanyak 116 status orang dalam pemantauan (ODP), 10 berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), serta 1 terkonfirmasi positif corona.

Dari jumlah tersebut sebanyak 11 ODP sudah dinyatakan negatif dan 4 PDP pun dinyatakan telah sehat dan pulang ke rumahnya masing-masing.

"Jadi, 5 orang berstatus PDP dan 1 positif corona sampai saat ini masih dirawat di empat rumah sakit yang ada di Kota Tasikmalaya. Kalau pasien ODP dan PDP  yang sudah dipulangkan tetap terus dipantau untuk peningkatan kewaspadaan," tambah Budi.

Baca juga: Cerita Wali Kota Tasikmalaya, Keliling Orasi karena Jengkel Warganya Sepelekan Corona

Riwayat perjalanan pasien positif corona: ke Jakarta dan Yogyakarta

Pihaknya selama ini pun langsung melakukan tracing dan mendapatkan sebanyak 71 orang yang berinteraksi langsung dengan warga positif corona tersebut.

Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya pun terus memantau hasil tracingnya untuk dilakukan tes serupa.

"Hasil tracing didapatkan sebanyak 71 orang kontak erat dalam pemantauan dengan pasien positif tersebut," ujar Budi.

Sementara itu, lanjut Budi, pasien positif corona di wilayahnya memiliki riwayat bepergian ke Jakarta dan Yogyakarta selama ini.

Hasil ini pun akan langsung disampaikan untuk penanganannya ke pihak Pemprov Jawa Barat.

"Kita langsung sampaikan ke pihak Provinsi Jabar, nanti untuk lokus bisa dilihat di situs Pikobar Jabar, daerah mana di Kota Tasikmalaya yang terdapat pasien positif corona tersebut," pungkasnya. 

Baca juga: Polisi Datangkan Saksi Ahli Ungkap Kasus Penyebaran Live Video Porno Siswi MTs Tasikmalaya

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal Ditegur Polisi, Agus Banting Batu Besar ke Sepeda Motornya, Sudah Minta Maaf

Kesal Ditegur Polisi, Agus Banting Batu Besar ke Sepeda Motornya, Sudah Minta Maaf

Regional
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasus Rp 1 Miliar di Rekening Hilang | Sulitnya Yasidah Urus Surat Kematian

[POPULER NUSANTARA] Kasus Rp 1 Miliar di Rekening Hilang | Sulitnya Yasidah Urus Surat Kematian

Regional
Ditegur Polisi Saat Razia, Pria Ini Rusak Motornya dengan Batu Besar

Ditegur Polisi Saat Razia, Pria Ini Rusak Motornya dengan Batu Besar

Regional
Terekam CCTV, Pria Pukuli ATM dengan Palu, Tantang Warga yang Menegurnya

Terekam CCTV, Pria Pukuli ATM dengan Palu, Tantang Warga yang Menegurnya

Regional
Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Sukabumi

Regional
Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Puluhan Wisatawan Reaktif Covid-19 di Puncak Bogor, Diminta Swab Test Lalu Pulang

Regional
Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X