Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pabrik Pakaian Dalam di Magetan Potong Gaji 50 Persen dengan Alasan Corona, Ribuan Karyawan Demo

Kompas.com - 25/03/2020, 09:33 WIB
Sukoco,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

 

Aksi demo sempat ricuh, dilerai Bupati, pabrik ancam pecat karyawan

Aksi demo yang berjalan sempat ricuh saat sejumlah karyawan melempar botol air mineral.

Sejumlah kaca kantor dan mobil milik perusahaan menjadi sasaran lemparan karyawan yang menggelar aksi demo.

Karyawan juga membakar ban bekas di depan kantor perusahaan.

“Ada yang pecah kaca sama mobil milik kabag produksi,” ucap Siti.

Baca juga: Korban PHK Dampak Corona Dapat Rp 1 Juta Per Bulan Per Orang Untuk 3 Bulan

Bupati Magetan Suprawoto sempat datang dan memediasi aksi demo karyawan.

Hasil dari kesepakatan antara perusahaan dan karyawan akhirnya karyawan menerima pembayaran gaji 50 persen dan akan dibayar 100 persen seminggu kemudian.

Rencananya pembicaraan antara pihak perusahan dan karyawan akan kembali dilanjutkan di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Magetan.

Sayangnya perusahaan pasca karyawna gelar aksi demo mengancam akan memecat karyawan secara sepihak jika pada hari Kamis tidak masuk kerja.

Aksi anarkis demo karyawan perusahaan pakaian dalam sempat beredar di media sosial. 

Baca juga: Lebih dari 50.000 Buruh Metal di Depok Terancam PHK akibat Pandemi Covid-19

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com