Anak dari Pasutri Positif Covid-19 di Kalbar Dinyatakan Negatif Corona

Kompas.com - 25/03/2020, 06:32 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Dinkes Kalbar) Harisson mengatakan, seorang anak dari pasangan suami istri (pasutri) yang positif Covid-19 dinyatakan tak terinfeksi virus corona atau negatif corona.

Hal ini berdasarkan hasil uji laboratorium swab yang telah diambil pada Rabu (11/3/2020) silam.

"Hasil uji laboratorium swab anak berusia 4 tahun itu keluar tadi dan dinyatakan negatif Covid-19," kata Harisson kepada wartawan, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Fakta di Balik Pasien Positif Corona di Kalbar Tak Diisolasi di Rumah Sakit, Alasannya karena Sehat

Sementara itu, di hari yang sama, hasil uji laboratorium swab terhadapnya ibunya juga keluar dan dinyatakan positif Covid-19.

Namun, ibunya tak mengalami keluhan sakit sehingga tetap diisolasi di rumah.

"Saat ini kondisi ibunya dalam keadaan sehat. Tidak ada keluhan sakit, sehingga tetap diisolasi di rumahnya," ujar Harisson.

Baca juga: Pasien Ketiga Positif Corona di Kalbar Tak Diisolasi di Rumah Sakit

Ibu tertular dari suami yang pergi ke Malaysia

Harisson menjelaskan, ibunya ini tertular dari suaminya yang pernah bepergian ke Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (8/2/2020).

Dia baru pulang ke Pontianak, melalui Bandara Supadio, Sabtu (15/2/2020).

"Sampainya di Pontianak, pasien berusia 34 tahun ini masuk kerja. Dan tanggal 29 Februari, mulai sakit pilek," kata Harisson, Senin (16/3/2020).

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 Ketiga di Kalbar Diduga Tertular dari Suaminya

Karena tak kunjung sembuh, pasien dibawa ke Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak, Rabu (4/3/2020). Keluhannya saat itu, batuk, demam dan sedikit sesak.

"Hasil pemeriksan rontgen tidak ada pneumonia. Sehingga didiagnosis mengalami ISPA dan masuk kategori pasien dalam pemantauan Covid-19," ujar Harisson.

Pada Selasa (10/3/2020), pasien mengalami batuk, sesak napas, dan diare. Hasil rontgen juga menunjukkan gejala pneumonia.

Baca juga: RSUD Rubini Rawat Warga Kalbar yang Alami Pneumonia Usai dari Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X