Di Toko Ini Beli Masker Wajib Bawa Fotokopi Kartu Keluarga

Kompas.com - 24/03/2020, 19:54 WIB
Warga Kota Ternate beramai-ramai beli masker dengan membawa kartu keluarga di Markson Medika Jaya, salah satu distributor obat dan alat kesehatan, Selasa (24/3/2020) KOMPAS.COM/YAMIN ABDUL HASANWarga Kota Ternate beramai-ramai beli masker dengan membawa kartu keluarga di Markson Medika Jaya, salah satu distributor obat dan alat kesehatan, Selasa (24/3/2020)

TERNATE, KOMPAS.com - Salah satu distributor obat dan alat kesehatan di Kota Ternate, Maluku Utara, Markson Medika Jaya, mewajibkan pembeli masker menyertakan selembar  fotokopi kartu keluarga.

Hal itu dilakukan untuk mencegah pembelian dalam jumlah besar serta berulang-ulang.

Waktu pelayanan juga dibatasi, yakni mulai Pukul 10.00 WIT hingga 12.00 WIT.

Iki, salah satu karyawan toko mengatakan, bagi warga yang tidak membawa KK tidak diperkenankan membeli masker di tokonya.

“Satu masker harganya Rp 5.000. Jumlahnya sesuai dengan daftar yang ada dalam KK. Misal dalam KK ada lima orang, maka hanya bisa beli lima masker saja,” katanya di lokasi, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Terima 500 APD dari Pusat, Gubernur NTT: Kalau Kurang Kita Pesan Lagi

Untuk stok masker saat ini mulai menipis. Masker yang dibeli kini masih dalam perjalanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk stok hand sanitizer, sejak pekan lalu juga sudah kosong.

Salah satu pembeli, Zainal mengapresiasi langkah toko tersebut menerapkan aturan KK.

Hanya saja menurutnya, untuk satu masker dengan harga Rp 5.000 per lembar masih tergolong cukup mahal.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.