Rumah Sakit di Purwokerto Ini Galang Dana untuk Pengadaan APD

Kompas.com - 24/03/2020, 18:45 WIB
Sekelompok perawat mengenakan pakaian pelindung diri saat pergantian shift mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Kamis (12/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona. AFP/PAOLO MIRANDASekelompok perawat mengenakan pakaian pelindung diri saat pergantian shift mereka di Rumah Sakit Cremona, tenggara Milan, Lombardy, Italia, Kamis (12/3/2020). Selama diberlakukannya lockdown di Italia terkait meledaknya penyebaran virus corona di negara tersebut, sosok para tenaga medis banjir dukungan atas dedikasi mereka yang menjadi pahlawan dalam menangani serbuan pasien corona.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Rumah Sakit (RS) Santa Elisabeth Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggalang donasi untuk pengadaan alat pelindung diri ( APD).

Direktur RS Santa Elisabeth Purwokerto AR Siswanto mengatakan, penggalangan dana tersebut sebagai antisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-29).

"Banyak yang menawarkan bantuan, saya buat flyer biar jelas kebutuhan kami, karena untuk jaga-jaga sampai habis Lebaran nanti," kata Siswanto melalui pesan singkat, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Lagi, PDP di RSMS Purwokerto Meninggal, Riwayat Perjalanan ke Jakarta dan Bekasi

Siswanto mengatakan, APD yang dibutuhkan antara lain masker N95, surgical masker, coverall gown, kacamata pelindung medis, safety boot, pelindung sepatu, masker mika dan medical gloves.

Selain itu, pihaknya juga memerlukan hand sanitizer, alkohol, disinfektan dan kantong jenazah.

"Karena masalah di RS swasta sama, apalagi dijadikan rujukan lini 3 jadi harus tidak boleh menolak pasien. Pertanyaannya siap bila APD lengkap dipenuhi, itu beratnya, barangnya pun sulit didapat, sehingga ke sana kemari minta bantuan," ujar Siswanto.

Baca juga: PDP Corona di Purwokerto Meninggal, Sempat Pergi ke Solo

Terlebih, kata dia, APD yang tersedia di pasaran saat ini harganya sangat mahal.

"Kalau ada harganya selangit, mahal-mahal. Harganya sudah tidak tahu lagi, karena liar distributor pasang harganya. APD standar saya belum tahu harganya sekarang," kata Siswanto.

Terpisah, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, akan menyiapkan sekitar 2.000 APD dengan anggaran dari APBD.

"Pergeseran atau mungkin buat sendiri," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Regional
Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Regional
Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Regional
Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X