Gubernur Maluku: Covid-19 Semacam Tsunami, Jangan Main-main

Kompas.com - 24/03/2020, 18:18 WIB
Gubernur Maluku, Murad Ismail saat diwawancarai wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (24/3/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku, Murad Ismail saat diwawancarai wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (24/3/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku, Murad Ismail mengingatkan warganya agar tidak main-main dan menggangap remeh Covid-19 yang saat ini tengah mewabah di berbagai belahan dunia termasuk di Maluku.

Murad menggambarkan Covid-19 seperti tsunami maha dahsyat yang mengancam kesematan jiwa manusia.

Karena itu, warga diminta waspada dan tidak menganggap remeh virus tersebut.

“Saya ingatkan kepada kita semua, ini bukan masalah main-main, ini masalah luar biasa, semacam tsunami yang luar biasa masalah virus ini,” ujar Murad, kepada wartawan di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Maluku Utara Sempat Dipulangkan Sebelum Hasil Lab Keluar

Murad menuturkan, warga harus lebih sadar dengan ancaman virus tersebut, sehingga lebih mawas diri.

Karena itu, dia mengingatkan warga agar selalu mematuhi setiap imbauan pemerintah dan pihak berwenang, termasuk ketentuan social distancing atau menjaga jarak aman dan tidak berkumpul dan berkerumun dalam jumlah yang banyak.

“Kami juga di sini jaga jarak meski dengan teman dan saya pun tidak terima tamu selama ini,” sambung dia.

Dia mengatakan, akibat penyebaran virus tersebut, semua kepala daerah baik gubernur, bupati maupun wali kota telah diingatkan untuk tidak lagi bekerja di kantor dan sebaiknya bekerja dari rumah.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X