Sejumlah Kepala Daerah di Jabar Tumbang karena Corona, Ini Faktanya...

Kompas.com - 24/03/2020, 17:36 WIB
Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Haryo  Wibowo (kanan) bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (tengah) dan Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin (kiri). KOMPAS.COM/FARIDADandim 0604 Karawang Letkol Inf Medi Haryo Wibowo (kanan) bersama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (tengah) dan Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin (kiri).

KOMPAS.com - Sejumlah kepala daerah di Jawa Barat positif terjangkit virus Covid-19 atau corona.

Terakhir, berdasar informasi yang diperoleh Kompas.com, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana positif terinfeksi virus tersebut, Selasa (24/3/2020).

Sebelumnya, Cellica sempat mengeluh sesak napas dan tidak melanjutkan pidatonya saat acara pelantikan kepala desa.

Seperti diketahui, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan sudah ada tiga kepala daerah di Jawa Barat yang positif terjangkit Covid-19.

Pertama, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Bupati Karawang Cellica

Bupati Karawang Cellica NurrachadianaKOMPAS.COM/FARIDA Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, daftar kepala daerah di Jawa Barat yang positif virus bertambah satu orang, Bupati Cellica.

"Bupati Karawang, Ibu Cellica tadi memberikan informasi terkait hasilnya. Saya sudah minta izin untuk melaporkan," ujar Ridwan Kamil dalam konferensi pers, Selasa.

Seperti diketahui, pada hari Jumat (20/3/2020), Cellica sempat berpidato di acara sambutan pada pelantikan 45 kades di Plaza Kantor Pemkab Karawang.

Saat itu dirinya tiba-tiba menghentikan pidatonya dan meminta wakilnya untuk melanjutkan.

"Mungkin karena kelelahan. Saya tidur pukul setengah tiga subuh (02.30 WIB)," kata Cellica menggelar jumpa pers usai mengecek ruang isolasi pasien PDP Covid-19 di Rumah Sakit Lira Medika, Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Guru Besar UGM yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia

 

2. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, kembali mengunjungi Pasar Kosambi, Senin (23/9/2019). kunjungan tersebut dilakukan Yana untuk mengecek kesiapan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai 3 di Pasar Kosambi.KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, kembali mengunjungi Pasar Kosambi, Senin (23/9/2019). kunjungan tersebut dilakukan Yana untuk mengecek kesiapan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di lantai 3 di Pasar Kosambi.

Melalui akun Instagramnya, @kangyanamulyana, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku positif Covid-19, Senin (23/3/2020).

Sebelumnya, Yana mengaku telah merasakan gejala demam dan sejak itu dirinya telah menjalani isolasi selama kurang lebih 11 hari.

Saat ini Yana dikabarkan kondisinya semakin membaik.

"Saya Yana Mulyana Wakil Wali Kota Bandung, setelah mengalami demam dan melakukan tes corona Covid-19 beberapa hari yang lalu, dan hari ini hasilnya telah keluar, dan dinyatakan saya positif corona Covid-19," katanya.

Baca juga: Saat Ganjar Menelepon Handoko Gunawan, Dokter 80 Tahun yang Berjuang Tangani Pasien Corona

3. Wali Kota Bogor Bima Arya

Bima Arya di Sekretariat DPP PAN di Jl Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (8/2/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Bima Arya di Sekretariat DPP PAN di Jl Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (8/2/2020).

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, positif terinfeksi virus corona setelah beberapa hari melakukan kunjungan kerja di Turki.

"Hasil tes menunjukkan bahwa Wali Kota Bogor dinyatakan positif virus corona. Walau mengalami gejala ringan," kata Dedie seperti diberitakan Kompas.com, Jumat (20/3/2020).

Sementara itu, menurut Gubernur Ridwan Kamil, Bima langsung melakukan isolasi diri dan menjalani perawatan.

"Atas izin Wali Kota Bogor, Kang Bima Arya hasil tes ya positif. itu hasil tes cepat yang dilakukan sejak hari Sabtu. Ada 300 yang dites, lima yang terpapar. Salah satunya Wali Kota Bogor. Sudah mengisolasi diri di RSUD daerah Bogor. Sebelumnya 10 hari ada kedinasan di Turki dan Azerbaijan," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (20/3/2020).

(Penulis: Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani | Editor: Aprillia Ika, Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X