4 Fakta Soal Wakil Wali Kota Bandung Positif Covid-19, Umumkan Lewat Instagram hingga Berangsur Membaik

Kompas.com - 24/03/2020, 14:38 WIB
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyontohkan penggunaan helm yang baik dan benar. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAWakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyontohkan penggunaan helm yang baik dan benar.

KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana telah dinyatakan positif Covid-19 atau corona, Senin (23/3/2020).

Sebelumnya, Yana mengaku telah merasakan gejala demam. Pengakuan itu dia ungkapkan melalui akun Instagramnya, @kangyanamulyana.

Sejak itu, Yana mengaku telah menjalani isolasi selama kurang lebih 11 hari.

Saat ini Yana dikabarkan kondisinya semakin membaik.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Merasakan gejala demam

Dalam video di akun Instagramnya, Yana menjelaskan kondisi kesehatannya.

Tampak Yana dalam rekaman tersebut menggunakan masker warna hijau.

"Saya Yana Mulyana Wakil Wali Kota Bandung, setelah mengalami demam dan melakukan tes corona Covid-19 beberapa hari yang lalu, dan hari ini hasilnya telah keluar, dan dinyatakan saya positif corona Covid-19," katanya.

Baca juga: Guru Besar UGM yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia

2. Riwayat perjalanan sebelum dinyatakan positif corona

Dilansir dari Tribunjabar.id, Yana diketahui sempat mengunjungi sebuah gedung safety center di Bandung pada 12 Maret 2020.Saat itu, Yana datang bersama jajaran staf Pemkot Bandung.

Setelah itu, pada 27 Februari 2020, Yana pergi berkunjung ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bersama dengan Kabagops Polrestabes Bandung.

Kedatangan Yana ke stadion itu terkait rencana Pemkot Bandung untuk kembali memfungsikan kembali stadion tersebut.

Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Covid-19

3. Sempat imbau warga untuk waspada corona

Sebelum terjangkit Covid-19, Yana mengimbau warga Bandung untuk tetap di rumah dan menjaga kesehatan.

"Jika perjalanan tidak terlalu penting, lebih baik tunda saja sampai ada kejelasan dan aman," ujar Yana Mulyana di Balai Kota, Senin (27/1/2020).

Saat itu ia juga mengatakan kepada masyarakat agar waspada jika demam di atas 38 derajat celsius disertai batuk pilek dan sesak napas segera menghubungi call center 119.

"Yang bisa dilakukan hanyalah mellindungi dan menjaga diri. Misalnya dengan memakai masker jika akan mendatangi keramaian seperti bandara, terminal, atau pasar dan mall," ujar Yana saat itu.

Baca juga: Dokter yang Meninggal di RSUP Haji Adam Malik Medan Positif Corona, Sebelumnya Pergi ke Yerusalem dan Italia

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X