Wakil Wali Kota Bandung Positif Corona, Ini Riwayat Perjalanan Yana Mulyana Sebelum Diisolasi 11 Hari

Kompas.com - 24/03/2020, 09:29 WIB
Direktur PT PBB, Teddy Tjahyono (kanan), ikut meninjau kondisi Stadion GBLA, Kota Bandung bersama Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana (tengah), dan Kadispora Kota Bandung Eddy Marwoto (kiri), Selasa (14/1/2020). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHADirektur PT PBB, Teddy Tjahyono (kanan), ikut meninjau kondisi Stadion GBLA, Kota Bandung bersama Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana (tengah), dan Kadispora Kota Bandung Eddy Marwoto (kiri), Selasa (14/1/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dinyatakan positif virus corona dan telah diisolasi selama 11 hari.

Sebelum dinyatakan positif corona, Yana Mulyana mengikuti beberapa kegiatan. Terakhir kali, Yana hadir saat stimulasi di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak pada 13 Maret 2020.

Saat di rumah sakit tersebut, Yana sempat mengingatkan masyarakat agar waspada pada DBD.

Yana juga sempat hadir di suatu acara seminar di Karawang.

Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Sempat Merasa Demam, Sebelum Dinyatakan Positif Covid-19

Dilansir dari Tribunjabar.id, Yana Mulyana juga sempat mengunjungi sebuah gedung safety center di Bandung pada 12 Maret 2020.

Saat itu, Yana datang bersama jajaran staf Pemkot Bandung.

Sementara itu, pada 27 Februari 2020, Yana sempat berkunjung ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) bersama dengan Kabagops Polrestabes Bandung.

Kedatangan Yana ke stadion itu terkait rencana Pemkot Bandung untuk kembali memfungsikan kembali stadion tersebut.

Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Covid-19

Sebelum dinyatakan positif, Yana pernah meminta agar warga Bandung menunda perjalanan ke China. Namun, saat itu ia mengaku tak bisa mencegah jika ada WNA China yang datang ke Bandung.

Imbauan tersebut disampaikan Yana Mulyana di Balai Kota pada Senin (27/1/2020).

"Jika perjalanan tidak terlalu penting, lebih baik tunda saja sampai ada kejelasan dan aman," ujar Yana Mulyana di Balai Kota, Senin (27/1/2020).

Baca juga: Guru Besar UGM yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Saat itu ia mengatakan, Pemkot Bandung tak bisa mencegah penyebaran visrus corona di Kota Bandung.

Untuk itu, ia meminta agar masyarakat waspada dan jika demam di atas 38 derajat celsius disertai batuk pilek dan sesak napas segera menghubungi call center 119.

"Yang bisa dilakukan hanyalah mellindungi dan menjaga diri. Misalnya dengan memakai masker jika akan mendatangi keramaian seperti bandara, terminal, atau pasar dan mall," ujar Yana saat itu.

Baca juga: Tracing Pasien Positif Covid-19 di Maluku: 14 ODP Diisolasi di Hotel

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
Sesaat Sebelum Tewas, Wanita Ini Diminta oleh Pembunuhnya Sebutkan PIN ATM

Sesaat Sebelum Tewas, Wanita Ini Diminta oleh Pembunuhnya Sebutkan PIN ATM

Regional
Murung di Rumah, Seorang Remaja Putri Ternyata Jadi Korban Pemerkosaan 2 Pemuda

Murung di Rumah, Seorang Remaja Putri Ternyata Jadi Korban Pemerkosaan 2 Pemuda

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2020

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Warga dan Tokoh Masyarakat Ikut Prihatin dan Terkejut...

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Warga dan Tokoh Masyarakat Ikut Prihatin dan Terkejut...

Regional
Gubernur Sulsel Akan “Sikat” Orang Halangi Proyek Pedestrian di Makassar

Gubernur Sulsel Akan “Sikat” Orang Halangi Proyek Pedestrian di Makassar

Regional
Antisipasi Lonjakan Pendatang Saat Libur Panjang, Dishub Jateng Buat 3 Pos Pantau

Antisipasi Lonjakan Pendatang Saat Libur Panjang, Dishub Jateng Buat 3 Pos Pantau

Regional
Upaya Lestarikan Aksara Jawa, Disbud DI Yogyakarta Gandeng PANDI

Upaya Lestarikan Aksara Jawa, Disbud DI Yogyakarta Gandeng PANDI

Regional
Di Tengah Pandemi, Jambi Ekspor 2,1 Ton Kopi Arabika Kerinci ke Jepang

Di Tengah Pandemi, Jambi Ekspor 2,1 Ton Kopi Arabika Kerinci ke Jepang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X