Kompas.com - 24/03/2020, 08:42 WIB
Pemko Padang Sidempuan menyiapkan 70 Set APD, masing-masing per set terdiri dari, pakaian khusus, pelindung kepala, sepatu, sarung tangan, masker standar N95 dan lainnya untuk antisipasi penanganan pasien Covid-19 di RSUD Padang Sidempuan, Minggu (22/3/2020). Dok. IstimewaPemko Padang Sidempuan menyiapkan 70 Set APD, masing-masing per set terdiri dari, pakaian khusus, pelindung kepala, sepatu, sarung tangan, masker standar N95 dan lainnya untuk antisipasi penanganan pasien Covid-19 di RSUD Padang Sidempuan, Minggu (22/3/2020).

PADANG SIDEMPUAN, KOMPAS.com - Meski belum mendapat bantuan dari pemerintah pusat, Pemerintah Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara, sudah menyiapkan 70 set alat pelindung diri (APD).

APD tersebut diadakan atas inisiatif sendiri untuk mengantisipasi persebaran dan penanganan Covid-19 di wilayah Kota Padang Sidempuan.

"Sudah ada, kemarin sudah datang. Jumlahnya ada 70 set dan siap untuk digunakan," ujar Pelaksana Tugas Direktur RSUD Kota Padang Sidempuan lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Selasa (23/3/2020).

APD itu, kata Tetty, merupakan inisiatif pihak Pemkot Padang Sidempuan untuk mengantisipasi adanya pasien Covid-19.

Baca juga: Kasus-kasus Tersebarnya Identitas Pasien Terkait Corona di Media Sosial, Kupang hingga Padang Sidempuan

Dia mengaku, APD yang sudah disiapkan itu merupakan pengadaan sendiri.

"Bantuan APD dari pemerintah pusat belum ada yang tiba, jadi kami berinisiatif untuk mengadakannya lebih dulu," kata Tetty.

Sementara itu, Wali Kota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution mengatakan, sebagai salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, RSUD Kota Padang Sidempuan siap menangani pasien.

"Jika ditemukan ada warga yang terjangkit, kami tegaskan RSUD Padang Sidempuan sudah siap untuk menanganinya," kata Wali Kota saat meninjau RSUD Padang Sidempuan, Minggu (22/3/2020).

Baca juga: Pihak RSUD Padang Sidempuan Dikritik soal Penanganan Pasien yang Diduga Corona

Adapun 70 set APD tersebut, kata Irsan, masing-masing per set terdiri dari pakaian khusus, sepatu, kacamata, pelindung kepala, sarung tangan, dan masker standar N-95.

Sesuai SOP, katanya, APD tersebut hanya bisa digunakan sekali pakai setelah menangani pasien.

Dia juga meminta kepada masyarakat untuk saling bekerja sama menyikapi pandemi virus corona ini.

"Tetap selalu menjaga kesehatan dan pola hidup sehat, hindari kerumunan serta jangan membuat atau menyebarkan informasi yang meresahkan. Semoga masalah ini secepatnya dapat kita atasi bersama," ucap Irsan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X