ASN Pemprov Sumbar Bekerja dari Rumah, Bidang Pelayanan Tetap Masuk

Kompas.com - 24/03/2020, 08:30 WIB
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi pejabat lainnya memberikan keterangan pers terkait perkembangan corona di Sumbar, Rabu (18/3/2020) di Padang KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAGubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi pejabat lainnya memberikan keterangan pers terkait perkembangan corona di Sumbar, Rabu (18/3/2020) di Padang

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ( Pemprov Sumbar) mulai berlakukan Aparatur Sipil Negara ( ASN) bekerja di rumah mulai Senin (23/03/2020) siang.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Gubernur Sumbar Nomor 800/1881/V/BKD-2020 tentang penyesuaian sistem kerja ASN dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus tertanggal 23 Maret 2020.

Pemberlakukan bekerja di rumah ini hanya diberlakukan bagi ASN yang tidak melakukan pelayanan publik secara langsung.

Sementara bagi yang melakukan pelayanan secara langsung, kepala OPD diminta tetap memastikan ASN tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap berhati-hati dan membatasi tatap muka secara langsung.

"Pelayanan langsung terhadap publik tetap dilaksanakan untuk memastikan pelayanan tidak terhambat," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam edarannya, yang diterima Kompas.com. Senin.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Orang yang Masuk ke Sumbar Lewat Jalur Darat Diperiksa Suhu Tubuhnya

Sementara, bagi ASN yang bekerja dari rumah, ada beberapa hal yang menjadi ketentuan.

Seperti, pemanfaatan teknologi informasi, kehadiran dilaksanakan secara online, tidak diizinkan keluar daerah tanpa izin pimpinan dan dalam keadaan mendesak ASN bisa dipanggil ke kantor.

"Sementara untuk kegiatan yang menghadirkan banyak orang seperti upacara dan apel pagi ditiadakan," kata Irwan. 

"Sementara untuk rapat, jika tidak mendesak harus ditunda dan jika tetap harus dilaksanakan rapat harus memperhatikan jarak aman antar peserta rapat." 

Baca juga: Disetujui Kemenkes, Sumbar Kini Punya Laboratorium Pemeriksaan Corona di RS Unand

 

Jumlah ODP corona bertambah

Hingga Senin (23/03/2020), berdasarkan pemantauan di https://corona.sumbarprov.go.id. tidak terdapat pasien positif corona di Sumbar.

Hingga kini sebanyak 352 orang dinyatakan orang dalam pemantauan (ODP) corona.

Sebanyak 30 orang dinyatakan pasien dalam pengawasan (PDP) corona dimana 24 orang dinyatakan dalam pemeriksaan dan enam orang dinyatakan negatif corona.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X