Sewa Pesawat 3 Bulan, Pemprov NTT Ingin Mempermudah Mobilitas Dokter Spesialis Paru

Kompas.com - 24/03/2020, 05:55 WIB
Ilustrasi virus corona di Indonesia ShutterstockIlustrasi virus corona di Indonesia

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat akan menyewa satu pesawat untuk mempermudah pergerakan tenaga medis dalam menangani pasien yang diduga terinfeksi virus corona.

Langkah itu diambil karena keterbatasan dokter spesialis paru di NTT.

Selain dokter, pesawat sewaan itu akan membawa logistik yang dibutuhkan rumah sakit di NTT.

"Tentunya kita akan carter (sewa) pesawat TransNusa anytime, kalau dokter mau terbang, langsung jalan saja," kata Viktor dalam rapat persiapan penanganan virus corona di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Saya Beri 10 Menit, Semua Pengunjung Kafe Diminta Membubarkan Diri

Pesawat yang bakal disewa merupakan jenis ATR 76. Viktor berencana menyewa pesawat itu selama tiga bulan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominikus Minggu Mere mengakui keterbatasan dokter spesialis paru di NTT.

Menurutnya, Provinsi NTT hanya memiliki empat dokter spesialis paru.

Ia memerinci, tiga dokter spesialis paru bertugas di Rumah Sakit WZ Johannes Kupang.

Sementara satu dokter spesialis paru bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X